Ini Dia Tiga Tipe Rasa Lapar yang Harus Anda Ketahui

Ini Dia Tiga Tipe Rasa Lapar yang Harus Anda Ketahui

Lusiana Mustinda - detikFood
Jumat, 18 Des 2015 15:33 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Sepanjang hari, Anda mungkin merasakan beberapa ​kali merasa ​​lapar​. Rasa lapar ​ternyata punya tipe yang​ berbeda-beda. Untuk menjaga berat badan tetap stabil, ​kenali​ rasa lapar Anda sebelum menikmati makanan.

Jenisnya ada tiga yaitu emosional, perilaku dan fisik. Jenis lapar secara alami biasanya terjadi ketika organ tubuh Anda memerlukan asupan makanan, akan tetapi jenis lainnya ada yang muncul walaupun perut sudah terasa kenyang.

Seperti yang dilansir dalam Rodale Welleness (11/12), ada tiga jenis rasa lapar yang terjadi pada setiap orang sebagai berikut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Lapar emosional
Makanan berlebihan juga sering dikaitkan dengan stres emosional. Emotional hunger atau kelaparan secara emosional terjadi karena keinginan. Sebagai contoh, rasa lapar secara emosional bisa terjadi saat Anda merayakan sesuatu seperti kelulusan dan makan bersama.

Kelaparan emosional juga bisa terjadi ketika kita merasa sedih, kecewa dan bahkan marah. Faktor biologis dapat memicu rasa lapar emosional dan makan dengan berlebihan.

Petimbangan mereka selalu berfluktuasi hormon, terutama wanita. Tetapi hormon tidak sepenuhnya bisa disalahkan. Makan secara emosional juga dapat menjadi cara untuk menghindari atau bahkan lebih merasa nyaman ketika Anda sedang mengalami masalah atau memikirkan suatu hal.



2. Perilaku lapar
Perilaku lapar merupakan tindakan makan di luar kebiasaan atau diluar waktu makan. Sebagai contoh kelaparan perilaku ini adalah keinginan menikmati Starbucks Frappuccino untuk setiap sore di musim panas. Contoh lainnya, saat akan makan di jam setelah makan siang dengan teman kantor dan Anda tidak ingin melewatkan acara berkumpul bersama teman walaupun Anda sudah makan sebelumnya.

Berbeda dengan orang dewasa, anak-anak juga bisa diajarkan untuk mengenali rasa lapar. Salah satunya dengan cara mendorong mereka untuk berhenti makan disaat mereka sudah kenyang dan tidak lapar lagi.



3. Lapar fisik
Kelaparan fisik merupakan respon pikiran tubuh saat perut kosong, gula darah rendah atau penurunan cadangan lemak. Kelaparan fisik membutuhkan kalori tambahan dari makanan untuk terus menjaga keseimbangan tubuh.

Berdetaknya jantung, berpikir, berjalan, berbicara dan juga bernafas, semuanya membutuhkan kalori. Sehingga Anda diharuskan untuk mengisi energi dengan makanan agar fungsi setiap organ tubuh berjalan dengan lancar.

(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads