Tren Makanan dan Minuman 2016

Pelaku Hidup Sehat akan Lebih Menyukai Pola Makan Flexitarian

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Senin, 14 Des 2015 17:19 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Tahun depan, masyarakat makin mengutamakan aspek kesehatan dalam memilih makanan. Mereka beralih pada makanan alami dan mulai meningkatkan konsumsi sayuran.

Melalui perhitungan statistik, Innova Database (14/12) mengeluarkan tren pola makan yang diprediksi populer tahun 2016. “Makanan alami dengan istilah Clear Label atau Free From masih akan terus populer hingga tahun depan,” ujar Lu Ann dari Innova Market Insights. Selain hal tersebut, beberapa hal berikut juga dituturkan Ann dalam daftarnya.

1. Clear Label

Pola makan organik masih akan terus digemari hingga tahun 2016. Istilah Clear Label yang muncul tahun 2015 juga semakin populer. Istilah ini merujuk pada produk makanan yang dibuat dengan sedikit bahan tambahan aditif seperti pengawet, perasa, dan pewarna.

2. Makanan bebas bahan tertentu

Kehadiran makanan bebas bahan tertentu seperti gluten, gandum, ataupun susu laris diburu di pasaran. Banyak orangpun akrab dengan istilah 'Free from gluten' atau 'Free from dairy.' Mereka menganggap makanan ini lebih sehat, padahal tidak semua orang membutuhkannya. Produk makanan ini diprediksi masih terus populer hingga tahun 2016.

3. Flexitarian




Pola makan flexitarian diyakini semakin populer tahun depan. Pelakunya menjalani diet vegetarian tapi tetap dapat mengonsumsi daging sesekali. Karenanya produsen makanan diprediksi akan menciptakan produk yang lebih sedikit mengandung daging atau menggunakan sumber protein selain daging.

4. Makanan alami

Kian tingginya kesadaran mengenai hidup sehat membuat banyak orang mengurangi konsumsi produk olahan. Mereka beralih pada produk yang dibuat sealami mungkin. Penambahan bahan pengawet pada makananpun mulai digantikan dengan teknologi terbaru yang lebih sehat seperti High Pressure Processing (HPP). Dengan HPP, kualitas makanan akan lebih terjaga tanpa merusak nutrisi didalamnya.

5. Sayuran



Orang-orang semakin menyadari pentingnya asupan sayuran hijau setiap hari. Meski begitu, mereka masih enggan makan sayuran hijau secara langsung. Berbagai alternatifpun dilakukan seperti membuat smoothies sayuran dengan paduan buah yang lebih enak atau membeli pasta dengan campuran sayuran yang rasanya sudah tidak langu lagi.

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
dMentor
×
Gara-gara NFT Ghozali
Gara-gara NFT Ghozali Selengkapnya