Tak Perlu Menghindari Nasi, Makan Nasi Putih Tak Bikin Gemuk

Tak Perlu Menghindari Nasi, Makan Nasi Putih Tak Bikin Gemuk

Trans Ningsih - detikFood
Sabtu, 14 Nov 2015 13:53 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - ​Meskipun jadi makanan pokok sejak dulu kini banyak orang di perkotaan yang menghindari makan nasi. Alasannya nasi putih bisa bikin tubuh melar. Benarkah?​

​B​eberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi nasi yang berasal dari beras putih dapat menyebabkan berbagai penyakit salah satunya diabetes​ dan kegemukan​. ​Karenanya banyak orang​ yang mulai mengganti menu nasi putih menjadi nasi merah atau gandum sebagai asupan karbohidrat.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati demikian, ternyata mengganti nasi putih dengan gandum bukanlah pilihan terbaik​. Karena​ ada beberapa orang yang tidak cocok dengan gandum karena mengandung gluten. Memilih nasi merah menjadi pengganti nasi putih lebih baik dari pada gandum karena memang kandungan serat nasi merah lebih tinggi dibanding nasi putih.

Tekstur beras merah yang sedikit pera hanya akan menyebabkan gangguan pencernaan karena sulit dicerna oleh usus. ​Untuk​ mendapatkan hasil yang terbaik campur kedua jenis beras agar seimbang ​dan ​​kandungan seratnya masih bisa dipertahankan. ​

Pilihan lainnya yaitu nasi beras cokelat​ atau brown rice.​​ B​eras yang hanya dihilangka​n kulit arinya ​hingga masih berwarna kecokelatan. Beras cokelat dan beras putih memiliki nutrisi dan serat yang sama, yang membedakannya adalah proses penggilingan beras dengan alat pemoles yang akan menghilangkan alueron beras.



Alueron adalah bagian terluar setelah sekam yang mengandung vitamin B1, B3 dan zat besi​. Jika​ alueron hilang maka kandungan ​nutrisi ​tersebut juga akan hilang. Nutrisi beras cokelat juga mudah diserap oleh tubuh, mudah dicerna dan juga mudah untuk dimasak.

Kandungan asam amino methionine yang terdapat pada beras cokelat dapat membantu menghancurkan lemak pada organ hati, sehingga beras cokelat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Meski demikian bukan berarti beras putih dan beras merah tidak baik untuk dikonsumsi. Semua beras baik namun yang ​berakibat​ buruk adalah jumlah konsumsinya yang kerap kali berlebihan​. Inilah ​yang menyebabkan timbulnya penyakit.

(msa/msa)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads