Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi nasi yang berasal dari beras putih dapat menyebabkan berbagai penyakit salah satunya diabetes dan kegemukan. Karenanya banyak orang yang mulai mengganti menu nasi putih menjadi nasi merah atau gandum sebagai asupan karbohidrat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tekstur beras merah yang sedikit pera hanya akan menyebabkan gangguan pencernaan karena sulit dicerna oleh usus. Untuk mendapatkan hasil yang terbaik campur kedua jenis beras agar seimbang dan kandungan seratnya masih bisa dipertahankan.
Pilihan lainnya yaitu nasi beras cokelat atau brown rice. Beras yang hanya dihilangkan kulit arinya hingga masih berwarna kecokelatan. Beras cokelat dan beras putih memiliki nutrisi dan serat yang sama, yang membedakannya adalah proses penggilingan beras dengan alat pemoles yang akan menghilangkan alueron beras.
Alueron adalah bagian terluar setelah sekam yang mengandung vitamin B1, B3 dan zat besi. Jika alueron hilang maka kandungan nutrisi tersebut juga akan hilang. Nutrisi beras cokelat juga mudah diserap oleh tubuh, mudah dicerna dan juga mudah untuk dimasak.
Kandungan asam amino methionine yang terdapat pada beras cokelat dapat membantu menghancurkan lemak pada organ hati, sehingga beras cokelat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Meski demikian bukan berarti beras putih dan beras merah tidak baik untuk dikonsumsi. Semua beras baik namun yang berakibat buruk adalah jumlah konsumsinya yang kerap kali berlebihan. Inilah yang menyebabkan timbulnya penyakit.
(msa/msa)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN