Angka Obesitas di Amerika Kini Mencapai 38 Persen

Angka Obesitas di Amerika Kini Mencapai 38 Persen

Lucia Essy Heriana - detikFood
Sabtu, 14 Nov 2015 10:00 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta -

Konsumsi soda sudah turun dalam beberapa tahun terakhir dan makanan cepat saji telah memakai banyak bahan sehat. Namun, obesitas terus meningkat di Amerika.

Pejabat kesehatan telah mengkonfirmasi bahwa kini obesitas di Amerika mencapai 38% dari populasi masyarakatnya. Meningkat 35% dari data tahun 2011 dan 2012. Angka-angka baru tersebut diterbitkan dalam National Health and Nutrition Survey yang dirilis setiap dua tahun.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para ahli kesehatan masyarakat telah menyatakan kekecewaan atas data tersebut. Terutama mengingat inisiatif untuk meningkatkan diet di Amerika yang dipimpin oleh Michelle Obama. Seperti diketahui istri presiden Obama ini telah mencanangkan gerakan β€˜Let’s Move’ dan berkampanye hingga ke jaringan makanan cepat saji.

Berkat reformasi gizi Obama, tingkat obesitas sebenarnya turun 43% dalam dekade terakhir antara dua sampai lima tahun. Lebih dari satu dekade dilakukan kampanye kesadaran publik dan upaya lain untuk menurunkan angka obesitas.

"Ini sangat disayangkan dan sangat mengecewakan," ujar Marion Nestle, profesor kesehatan masyarakat di New York University. Ia juga mengatakan kepada New York Times, β€œSemua orang berharap bahwa dengan penurunan kadar gula dan konsumsi soda, kita akan mulai melihat penurunan obesitas dewasa."



Masyarakat Amerika yang berusia antara 40-59 tahun sejumlah 40 % mengidap obesitas, diikuti 37 % yang berusia 60 tahun atau lebih, dan 32 % untuk orang dewasa antara usia 20 dan 39 tahun.

Pada 2014, sekitar 57 % dari perempuan kulit hitam yang gemuk, diikuti oleh wanita Hispanik sebanyak 46 %, dan pria Hispanik di 39 %. Sekitar 36 % dari wanita kulit putih yang dianggap obesitas, dan 34 % laki-laki kulit putih juga alami obesitas.

(msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads