Saat Hamil, Rajinlah Konsumsi Ikan, Telur dan Alpukat Agar Bayi Cerdas (2)

Saat Hamil, Rajinlah Konsumsi Ikan, Telur dan Alpukat Agar Bayi Cerdas (2)

Lusiana Mustinda - detikFood
Rabu, 11 Nov 2015 18:57 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Tidak sekedar sehat, Anda juga wajib mengonsumsi makanan bergizi agar bayi lahir dengan otak cerdas. Kandungan vitamin, mineral dan antioksidan juga sangat penting di konsumsi.

Otak bayi akan mulai terbentuk hanya tiga minggu setelah pembuahan dan makanan sangat berperan penting dalam hal ini. Otak bayi juga mengalami perubahan yang cepat antara 24 dan 42 minggu kehamilan, dengan pertumbuhan otak yang signifikan terjadi dari 34 minggu.

Berikut ini beberapa bahan makanan yang harus dikonsumsi, agar bayi lahir dengan sempurna dan cerdas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

6. Kacang
Camilan gurih ini bisa jadi makanan ringan yang bergizi untuk ibu hamil. Tak hanya kaya protein, bahan makanan ini juga mengandung niasin, lemak tak jenuh tunggal dan juga folat. Kandungan vitamin E yang terkandung dalam kacang dapat mendukung DHA dan juga melindungi membran sel otak.

7. Biji labu kuning
Biji labu merupakan sumber alami zinc yang sangat baik untuk membangun struktur otak dan juga mengaktifkan daerah penerima sistem informasi pada otak. Zinc yang terkandung dalam lapisan tipis bagian luar biji labu.



Untuk mengonsumsinya, sebaiknya pilih biji labu panggang. Anda bisa menikmatinya secara langsung ataupun dijadikan sebagai camilan hingga campuran cake.

8. Ubi jalar
Beta karoten akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin A yang diperlukan untuk pengembangan sistem saraf pusat bayi. Dalam sehari, wanita hamil membutuhkan asupan beta karoten sekitar 700 mcg. Ubi jalar dengan daging berwarna oranye memiliki kandungan beta karoten yang tinggi. ​Ubi bisa dipanggang atau dikukus.​


9. Alpukat
Lemak berperan penting dalam membantu perkembangan otak sekitar 60 persen. Alpukat mengandung asam oleat yang membantu untuk menciptakan dan juga memelihara myelin, lapisan pelindung lemak disekitar saraf pada sistem saraf pusat.



Anda membutuhkan 25-35 persen dari kalori harian yang berasal dari lemak, idealnya lemak tak jenuh tunggal. Anda dapat menikmatinya langsung atau ditambahkan dengan salad dan sandwich.

(lus/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads