Gejala asma yang tergolong sedang atau berat di masa anak-anak akan cenderung tetap ada walau bisa juga muncul kembali. Penyakit asma membuat penderitanya sangat sulit untuk bernapas. Beberapa makanan berikut dianjurkan untuk dikonsumsi rutin agar dapat mencegah asma sering kambuh.
1. Alpukat
Alpukat dikenal sebagai makanan yang dapat menjaga kesehatan kulit agar tetap indah, dibalik kelezatan daging buah yang creamy ternyata alpukat jug dapat digunakan sebagai obat untuk membantu meringankan gejala asma.
Alpukat mengandung glutathione dengan konsentrasi tertinggi, suatu senyawa yang mendukung kesehatan bagi seluruh organ tubuh. Glutathione telah terbukti untuk melindungi sel terhadap kerusakan radikal bebas dan untuk detoksifikasi zat-zat asing seperti polutan.
2. Pisang
Menurut sebuah penelitian di Inggris, anak-anak yang mengonsumsi satu pisang setiap hari memiliki kemungkinan 34% lebih rendah terkena gejala asma seperti mengi dibanding anak yang tidak makan pisang. Pisang adalah salah satu sumber terbaik dari pyridoxine, umumnya dikenal sebagai vitamin B6. Pyridoxine memainkan peran penting dalam produksi adenosine triphosphate (ATP) dan adenosin monofosfat siklik (cAMP), molekul yang telah terbukti untuk membantu rileks jaringan otot polos bronkus.
3. Brokoli
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa peserta studi yang makan brokoli selama tiga hari memiliki peningkatan senyawa antioksidan yang mengontrol peradangan saluran napas yang berhubungan dengan asma bronkial. Efek ini paling menonjol pada peserta yang paling sering makan brokoli.
4. Bayam
Nutrisi dalam bayam menjadikan bayam sebagai salah satu makanan yang sangat baik dan efektif mencegah terjadinya asma. Hasil sebuah studi dengan yang melibatkan 68.535 peserta perempuan menunjukkan bahwa wanita dengan asupan tinggi bayam memiliki prevalensi lebih rendah terserang asma.
Bayam memiliki sejumlah nutiris penting pencegah asma, termasuk beta-, vitamin C, vitamin E, dan magnesium. Ini juga memiliki kandungan kalium yang cukup besar dalam porsi 100 kalori menyediakan sekitar 40% dari asupan harian referensi untuk mineral ini anti asma.
5. Kiwi
Efek perlindungan dari kiwi terkait dengan kandungan vitamin C yang tinggi, dalam 2,3 ons kiwi mengandung vitamin C asupan penting harian. Hasil studi menemukan bahwa anak-anak yang makan jeruk dan buah kiwi 5-7 porsi per mingg, mengalami penurunan kemungkinan terjadinya mengi hampir setengah, dibandingkan dengan anak-anak yang makan sedikit buah-buahan. Jeruk dan kiwi juga terbukti dapat mengurangi sesak napas, pilek, dan batuk.
6. Flaxseeds
Flaxseeds mengandung potassium dan magnesium yang cukup tinggi yang dapat mengobati penyakit asma. Flaxseed juga merupakan sumber selenium yang sangat baik, satu mangkuk flaxseed mampu menyediakan lebih dari 60% selenium asupan harian yang direkomendasikan.
Flaxseed dan minyak flaxseed adalah salah satu sumber nabati terbaik asam lemak omega-3. Asam lemak esensial ini bisa melawan asma karena sifat anti-inflamasi.
7. Rosemary
Rosemary merupakan rempah berasal dari wilayah Mediterania yang mengandung asam rosmarinic, sebuah polifenol tanaman yang dapat membantu meringankan gejala asma karena antioksidan kuat dan sifat anti-inflamasi. Kekuatan antioksidan asam rosmarinic diyakini lebih kuat daripada vitamin E.
Selain itu, asam rosmarinic mendorong sel untuk membuat prostacyclins, yang membantu menjaga saluran udara paru-paru yang terbuka dan dengan demikian dapat bernapas dengan mudah.
8. Buckwheat
Buckwheat dianggap sebagai makanan hypoallergenic, yang berarti tidak mungkin menyebabkan reaksi alergi. Hal ini menjadi kabar terbaik bagi para pasien asma yang gejalanya dikarenakan oleh alergi makanan dan intoleransi. Selain menjadi alergen, buckwheat juga mengandung magnesium yang cukup tinggi, mineral yang membantu mengobati saluran udara dengan relaksasi otot-otot sekitar saluran bronkial.
(msa/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN