Selain memberi rasa kenyang dan asupan nutrisi penting, makanan juga mempengaruhi mood. Salah memilih makanan bisa saja membuat Anda mudah stres.
Kandungan nutrisi makanan bisa membuat tubuh sehat dan bugar. Sebaliknya ada sejumlah makanan yang kandungan nutrisinya justru memperburuk suasana hati. Karenanya pilih makanan dengan memperhatikan beberapa hal penting ini.
1. Angka Glikemik Rendah
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rendahnya testosterone menyebabkan depresi dan iritasi. Ini berarti mengonsumsi soda atau jus jeruk instan saat sarapan membuat mood menjadi kacau selama seharian. Mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat menyebabkan depresi dibanding yang mengonsumsi glikemik rendah.
Tidak hanya terjadi pada pria, hal tersebut juga terjadi pada wanita. Makanan yang dengan angka glikemik tinggi yaitu makanan yang dapat menaikkan gula darah, ditandai dengan tubuh menjadi mudah lelah dan mengantuk.
2. Tinggi Protein dan Serat
Makanan dengan kandungan protein dapat memberikan energi lebih banyak, selain itu makanan kaya serat dapat membantu perut terasa kenyang lebih lama. Pilih makanan yang banyak mengandung serat dan kandungan protein yang cukup.
Beberapa sumber makanan seperti kentang, sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung antioksidan membantu mengurangi risiko timbulnya berbagai penyakit. Selain itu juga kaya nutrisi yang dapat membantu membentuk energi dan menjaga gula darah tetap stabil.
3. Pemanis alami
Banyak orang yang mengganti gula dengan pemanis buatan, tapi ini justru dapat menurunkan mood dan persediaan energi dalam tubuh. Selain itu juga pemanis buatan dapat memicu terjadinya berbagai penyakit. Untuk mengatasinya ganti pemanis buatan dengan pemanis alami seperti pemanis berasal dari buah.
Hindari minum kopi atau teh dengan menambahkan gula dan krim, karena ini merupakan salah satu kesalahan yang dianggap ringan namun ternyata berdampak buruk karena dilakukan setiap hari.
4. Tidak Mengandung Lemak Jenuh
Pada dasarnya lemak merupakan sumber nutrisi untuk menghasilkan energi, namun mengonsumsi makanan dengan lemak jenuh justru dapat menimbulkan berbagai penyakit. Lemak jenuh banyak ditemukan dalam makanan dengan proses memasak yang instan dengan cara digoreng atau dibakar.
Pada tahun 2007 sebuah studi menunjukkan bahwa melakukan diet rendah lemak terbukti dapat menurunkan tingkat stres dan kecemasan pada seseorang. Selain itu juga dapat menjaga metabolism tubuh tetap stabil, menjaga kesehatan otak dan jantung.

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN