5 Hal Serius Ini Akan Anda Alami Jika Terlalu Banyak Konsumsi Makanan Tinggi Protein

5 Hal Serius Ini Akan Anda Alami Jika Terlalu Banyak Konsumsi Makanan Tinggi Protein

Lusiana Mustinda - detikFood
Rabu, 26 Agu 2015 16:06 WIB
5 Hal Serius Ini Akan Anda Alami Jika Terlalu Banyak Konsumsi Makanan Tinggi Protein
Foto: Thinkstock
Jakarta - Protein menjadi salah satu zat gizi makro yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan otot dan juga sel. Akan tetapi, jika protein ​dikonsumsi ​secara berlebihan ​akan menimbulkan hal-hal serius pada kesehatan.​

Banyak orang yang melakukan diet rendah karbohidrat dengan menambah porsi protein untuk melangsi​ng​kan tubuh. Mengonsumsi makanan tinggi protein bisa menimbulkan beberapa hal ini seperti nafas bau hingga ​kelebihan berat badan.​

1. Nafas bau

Foto: Thinkstock
Ketika Anda membatasi asupan karbohidrat dan menambah asupan ​tinggi ​protein, tubuh Anda akan memasuki keadaan yang disebut dengan ketosis​. Tubuh ​mulai membakar lemak untuk bahan bakar bukan karbohidrat biasa. Ketika tubuh Anda membakar lemak, tentunya juga akan menghasilkan zat kimia yang disebut dengan keton dan dapat membuat nafas  berbau 'keton' yang tidak dapat hilang walaupun Anda menyikat atau berkumur dengan obat kumur.

2. Bad mood

Foto: Thinkstock
Otak Anda hanya memerlukan karbohidrat dalam bentuk gula dan tepung untuk merangsang produksi hormon serotonin. Jika Anda terlalu banyak mengonsumsi protein maka Anda cenderung lebih mudah merasa kesal atau marah. Ada pebelitian di Australia yang mengatakan bahwa orang dewasa dengan kelebihan berat badan yang mengikuti diet rendah karbohidrat yang ketat selama setahun dilaporkan lebih mudah tersinggung dibandingkan dengan mereka yang mengikuti diet seimbang dengan mengonsumsi karbohidrat, protein dan lemak yang sesuai.

3. Kerusakan ginjal

Foto: Thinkstock
Ketika Anda mengonsumsi protein tinggi, maka ginjal akan bekerja lebih keras untuk menyaring darah karena mengonsumsi protein dalam jumlah tinggi akan menghasilkan lebih banyak nitrogen. Jika Anda mengonsumsi protein dalam jumlah normal maka nitrogen yang dihasilkan juga lebih kecil. Untuk Anda yang mengonsumsi protein dalam kadar tinggi untuk pembentukan massa otot maka dikhawatirkan menyebabkan kerusakan ginjal.

4. Masalah pencernaan

Foto: Thinkstock
Dada ayam dan keju mengandung protein yang tinggi akan tetapi bahan makanan ini tidak mengandung serat sehingga bisa membuat pencernaan Anda tidak normal. Orang yang mengikuti diet tinggi protein sebaiknya harus menambahkan beberapa bahan makanan tinggi serat seperti kacang-kcangan, sayuran dan juga buah-buahan. Dalam sehari orang dewasa dianjurkan untuk mengonsumsi sekitar 25-35 gr serat.

5. Kenaikan berat badan

Foto: Thinkstock
Diet tinggi protein dapat membantu Anda turunkan berat bdan dalam jangka waktu yang cepat. Tapi, salah satu studi menunjukkkan lebih dari 7.000 orang dewasa menemukan bahwa mereka yang makan 90 persen protein lebih banyak mungkin saja alami kenaikan berat badan. Dikarenakan makanan tinggi protein juga mengandung banyak lemak.
Halaman 2 dari 6
(lus/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads