Konsumsi 'Extra Virgin Olive Oil' Mampu Turunkan Kadar Kolesterol Darah dan Gula Darah

Konsumsi 'Extra Virgin Olive Oil' Mampu Turunkan Kadar Kolesterol Darah dan Gula Darah

- detikFood
Rabu, 26 Agu 2015 11:07 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Minyak zaitun atau olive oil merupakan minyak nabati sehat yang menjadi bagian penting pola makan Mediterania. Kandungan asam lemak yang baik untuk jantung membuat minyak ini juga mampu menurunkan kadar kolesterol dan gula darah.

Extra virgin olive oil merupakan min yak zaitun yang diperah pertama kali dari bush zaitun masak yang dipres. Karena merupakan minyak murni yang diproses tanpa pemanasan maka minyak ini punya khasiat hebat.

Seperti dilansir dari Fox News (25/08/15), pola makan mediterania banyak memakai minyak zaitun. Minyak ini diakitkan dengan rendahnya risiko penyakit kardiovaskular. Extra virgin olive oil bermanfaat untuk menurunkan gula darah dan kolesterol jahat, dibandingkan dengan jenis lemak lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di dunia, banyak orang yang meninggal karena penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan penyakit lainnya. Jumlahnya diperkirakan sekitar 17,5 juta orang pada tahun 2012. Menurut WHO penyakit yang paling sering diderita adalah penyakit jantung atau stroke.

“Menurunkan glukosa dan kolesterol berguna untuk mengurangi efek negatif pada kardiovaskular,” ujar Francesco Violi, peneliti di Universitas Sapienza di Roma.

Violi bersama rekan-rekannya menguji seberapa pengaruhnya penambahan extra virgin olive oil (EVOO) pada diet Mediterania. Pola makan ini lebih banyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan ikan.

Penelitian dilakukan dengan cara memberikan 25 orang sehat makan siang menu Mediterania, dengan menambahkan 10 gram (sekitar 2 sendok teh) extra virgin olive oil dan 10 gram minyak jagung di dalam makanan tersebut.

Setelah dua jam makan, mereka menjalani tes darah. Semua peserta punya kadar gula darah normal. Hanya saja mereka yang mengonsumsi minyak zaitun lebih rendah dibandingkan yang mengonsumsi minyak jagung.

Hasilnya seperti riset terdahulu yang menyebutkan kaitan extra virgin olive oil dengan kadar insulin.Hormon yang dapat membantu mengubah glukosa menjadi energi.

Meski belum jelas juga didapati bahwa hasil uji darah juga menunjukkan penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) pada mereka yang mengonsumsi extra virgin olive oil. Dibandingkan dengan yang mengonsumsi minyak jagung.

"Gunakan extra virgin olive oil selain lemak lain," ujar, seorang ilmuwan di Alma Mater Studiorum Universitas Bologna, Arrigo Cicero. Ia menjelaskan bagi orang yang ingin mendapatkan manfaat kesehatan tidak perlu menambahkan extra virgin olive oil pada setiap makanan.

Violi dan Cicero sepakat extra virgin olive oil merupakan sumber energi untuk diet yang seimbang. Bermanfaat dalam membantu menurunkan gula darah dan kolestrol. Minyak berwarna kuning kehijauan dengan aroma tajam ini dapat digunakan untuk menumis, saus salad, olesan makanan panggang atau olesan roti.

(msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads