Pusing dan Lesu Karena Kurang Darah Bisa Diatasi dengan Konsumsi Bit dan Telur (1)

Pusing dan Lesu Karena Kurang Darah Bisa Diatasi dengan Konsumsi Bit dan Telur (1)

Odilia Winneke - detikFood
Jumat, 21 Agu 2015 10:48 WIB
Pusing dan Lesu Karena Kurang Darah Bisa Diatasi dengan Konsumsi Bit dan Telur (1)
Foto: Getty Images
Jakarta - Mudah letih, pusing, pucat, nafsu makan menurun merupakan gejala anemia. Anemia atau kurangnya produksi sel darah merah bisa dicegah dan disembuhkan dengan konsumsi makanan kaya zat besi dan asam folat.

Penyakit anemia karena tubuh​ ​kekurangan sel darah merah yang diproduksi oleh sumsum tulang. Tubuh perlu asupan zat besi, asam folat, serat, vitamin, dan mineral. Beberapa makanan berikut dapat membantu mencegah terjadinya anemia.

1. Kedelai

Foto: Thinkstock
Kacang kedelai merupakan salah satu makanan pencegah anemia. Kacang kedelai mengandung protein, karbohidrat, lemak, kalsium, fosfor, dan zat besi. Dalam kacang kedelai terdapat asam fitat yang dapat menghambat penyerapan zat besi pada tubuh. Untuk mengurangi asam afitat, rendam kacang kedelai dalam air bersih semalaman sebelum diolah.

Kacang kedelai mengandung protein yang tinggi dan rendah lemak, sehingga sangat baik untuk membantu mengurangi anemia.

2. Roti Gandum

Foto: Thinkstock
Roti gandum merupakan sumber zat besi yang sangat baik, yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mencegah terjadinya anemia. Roti gandum terbuat dari biji gandum yang telah di fermentasi sehingga asam fitat yang terkandung dalam biji gandum menjadi berkurang.

Dalam satu lembar roti gandum mengandung 6% zat besi dari kebutuhan harian. Selain itu, roti gandum juga diperkaya dengan nutrisi yang sangat baik untuk mencegah dan melawan penyakit, serta memulihkan tubuh setelah sakit.

3. Oatmeal

Foto: Thinkstock
Selain roti gandum, olahan dari gandum lainnya seperti oatmeal juga merupakan sumber zat besi. Dalam 1 cup oatmeal seduh mengandung 60% kebutuhan harianΒ  zat besi. Saat ini sudah banyak oatmeal instan yang juga kaya akan zat besi.

Oatmeal kaya akan serat, dan juga dilengkapi protein, magnesium, fosfor, dan vitamin B1 yang berfungsi untuk menghasilkan energi.

4. Daging Merah

Foto: Thinkstock
Daging merah memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Daging merah umumnya adalah daging sapi, daging kambing, daging domba, dan daging kuda. Zat besi yang terkandung pada daging merah lebih mudah diserap oleh tubuh dari pada zat besi yang berasal dari tumbuhan.

Zat besi paling tinggi didapatkan dari bagian hati. Beberapa riset mengatakan bahwa hati sapi mampu menghasilkan 600% zat besi dan vitamin B-12 dari kebutuhan harian.

5. Telur

Foto: Thinkstock
Makanan antioksidan tinggi seperti telur memiliki kandungan protein. Kuning telur mengandungΒ  90% zat besi. ​Juga mengandung ​​​​vitamin B2 yang mampu mengembalikan kestabilan tubuhΒ  dan Vitamin B 12 mampu mencegah terjadinya anemia.

Penelitian di Roachester Center For Obesity mengungkapkan bahwa sarapan satu butir telur memberi asupan kalori sepanjang hari yaitu lebih dari 400 kalori​. Karenanya​ sangat baik untuk membantu program penurunan berat badan.
Halaman 2 dari 6
(msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads