Ini 5 Alasan Mengapa Gula Ditambahkan Dalam Makanan

Ini 5 Alasan Mengapa Gula Ditambahkan Dalam Makanan

- detikFood
Kamis, 20 Agu 2015 09:45 WIB
Ini 5 Alasan Mengapa Gula Ditambahkan Dalam Makanan
Foto: Thinkstock
Jakarta - Siapa yang tak suka rasa manis? Rasa manis membuat orang menyukai beragam jenis kue dan minuman. Selain memberi rasa manis yang enak di mulut, gula juga punya fungsi lain dalam makanan.

Gula punya andil bear membuat makanan dan minuman menjadi lebih enak dan memuaskan selera. Seperti dalam ulasan Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety yang dipublikasikan Institute of Food Technologists (IFT), gula punya banyak peran.

1. Memberi Rasa

Foto: Thinkstock
Manisnya gula dapat meningkatkan citarasa pada makanan. Menambahkan gula pada makanan dengan kualitas gizi yang tinggi akan meningkatkan peluang makanan tersebut untuk dikonsumsi. Gula berperan mendukung profil rasa dengan interaksi dengan bahan makanan lain sehingga rasanya lebih baik.

2. Memberi Warna dan Citarasa

Foto: Thinkstock
Warna gula yang sehari-hari kita lihat berwarna putih tetapi, ketika terjadi reaksi Maillard gula akan berubah warna menjadi kecoklatan. Reaksi Maillard adalah reaksi kimia antara asam amino dan pengurangan gula yang dipanggang seperti, cokelat, kopi dan daging.

Karamelisasi merupakan dasar dalam pembentukan warna pada gula dengan cara melakukan penambahan gula. Karamelisasi dilakukan dengan cara memasukan gula dalam satu wadah yang dipanaskan dengan suhu tertentu. biasanya Karamelisasi digunakan untuk berbagai macam produk seperti, permen, roti, selai dan lain-lain.

3. Membentuk Tekstur

Foto: Thinkstock
Seberapa banyak gula yang di campurkan ke dalam makanan akan berdampak pada tekstur makanan itu sendiri. Gula juga dapat mempengaruhi beberapa reaksi kimia berulang yang membentuk tekstur pada makanan yang dipanggang. es krim, permen, manisan dan jeli.

4. Fermentasi

Foto: Thinkstock
Fermentasi merupakan proses dimana mikroorganisme tidak mempunyai oksigen yang menghasilkan energi dengan cara mengoksidasi karbohidrat, seperti gula. Gula dapat membantu untuk fermentasi banyak produk makanan dan minuman. Seperti, yogurt, cuka, krim asam, bir, roti, keju, dan kecap.

5. Pengawet

Foto: Thinkstock
Gula dapat digunakan untuk pengawet makanan. Sifat gula yang higroskopis dapat mengurangi kadar air dalam makanan. Higroskopis adalah kemampuan untuk menyerap air dari lingkungan sekitar yang membantu dalam mengawetkan dan memperpanjang kesegaran produk makanan. Gula dapat membantu mempertahankan warna pada jeli dan buah yang dibekukan.
Halaman 2 dari 6
(msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads