Sebelum Makan dan Minum Usai Olahraga, Apakah Anda Tahu Berapa Kalori yang Terbakar?

Sebelum Makan dan Minum Usai Olahraga, Apakah Anda Tahu Berapa Kalori yang Terbakar?

- detikFood
Selasa, 28 Jul 2015 07:19 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Berolahraga merupakan kegiatan yang menyehatkan. Setelah kegiatan ini dilakukan, pasti tubuh kehilangan kalori. Tetapi tidak semua orang tahu berapa banyak kalori yang terbakar. Meskipun banyak orang langsung makan dalam porsi banyak.

Pada penelitian baru di Inggris dalam skala kecil, relawan yang menunjukkan cokelat dan minuman berolahraga setelah melakukan olahraga tidak bisa menebak berapa banyak kalori yang dibakar saat olahraga.

Peneliti yakin bahwa orang dewasa dan anak kecil tidak akan bisa memperkirakan berapa banyak kalori yang dibakar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para peneliti memilih 50 orang dewasa dan 49 remaja yang olahraga rutin di klub-klub olahraga seperti rugby, netball, berenang, hockey dan badminton di Inggris setelah satu jam berolahraga. Mereka memperkirakan berapa banyak kalori yang dibakar peserta terkait dengan kegiatan yang dilakukan.

Kemudian peneliti meminta orang yang berolahraga untuk memikirkan berapa banyak makanan atau minuman yang akan mengkompensasi kalori yang sudah dibakar. Lalu peserta menunjukkan 30 kotak cokelat dan botol minuman berolahraga yang diisi setengahnya, satu botol dan empat botol, sebagai isyarat visualnya.

Rata-rata, peserta memilih sebanyak kurang dari setengah antara cokelat dan minuman olahraga daripada yang sudah dikompensasikan dengan kalori yang sudah dibakarnya. Laporan ini ditulis di European Journal of Clinical Nutrition.

Peserta olahraga memperkirakan sekitar 500 kalori. Pemain rugby, contohnya, membakar kira-kira 700 kalori lebih dari satu jam, tetapi dengan perkiraannya sendiri, dia hanya mengonsumsi 330 kalori dari cokelat dan 140 kalori dari minuman berolahraga untuk kompensasi.

Beberapa peserta mengatakan bahwa mereka akan memberi reward sendiri dengan lebih banyak makanan atau minuman dibanding memperkirakan makanan yang sudah dikompensasi dengan kalori yang dibakar.

Dalam penelitian ini, peserta tidak memiliki pengetahuan tentang informasi nutrisi dari cokelat ataupun minuman berolahraga. Padahal, informasi ini sudah tertera pada label makanan.





(odi/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads