Alih-alih Badan Jadi Langsing, Makanan Sehat Ini Justru Bikin Anda Gemuk!

Alih-alih Badan Jadi Langsing, Makanan Sehat Ini Justru Bikin Anda Gemuk!

- detikFood
Senin, 27 Jul 2015 18:10 WIB
Alih-alih Badan Jadi Langsing, Makanan Sehat Ini Justru Bikin Anda Gemuk!
Foto: Thinkstock
Jakarta - Konsumsi makanan yang sehat diimbangi dengan pola makan dan olahraga yang teratur adalah solusi yang tepat untuk menurunkan berat badan secara alami. Tapi, faktanya tidak semua makanan sehat bisa mengatasi masalah berat badan.

Sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan dan susu adalah jenis makanan yang sering dikonsumsi untuk melangsingkan tubuh. Namun, faktanya ada enam jenis makanan sehat yang justru akan membuat Anda semakin gemuk.

1. Madu

Foto: Thinkstock
Menurut kebanyakan orang madu adalah makanan sehat yang memiliki banyak khasiat kesehatan. Namun, tingkat kandungan glukosa yang tinggi membuat madu dapat memberi asupan kalori berlebih.

Tekstur madu yang lebih padat mengandung kalori yang lebih banyak daripada gula pasir. Terlalu banyak konsumsi madu akan menyebabkan Anda menyukai makanan manis lainnya dan membuat tubuh Anda semakin gemuk

2. Saus Salad Rendah Kalori

Foto: Thinkstock
Peneliti dari Iowa State University, Amerika Serikat telah menemukan fakta bahwa saus salad rendah kalori dapat merusak manfaat kesehatan dari mengonsumsi salad.

Sebaliknya, menggunakan minyak zaitun atau sedikit mentega dan didorong dengan asupan vitamin dari lemak mentega akan membantu tubuh Anda menyerap nutrisi dari sayuran. Hal ini dianggap lebih sehat dan efisien dibandingkan dengan menggunakan dressing salad seperti mayonnaise dan thousand island.

3. Sereal

Foto: Thinkstock
Sereal adalah makanan yang sering dikonsumsi pada waktu sarapan. Sebagian orang juga meyakini bahwa kandungan sereal dapat menurunkan berat badan.

Namun, menurut beberapa penelitianΒ  sereal dengan varian rasa seperti cokelat justru mengandung kalori yang cukup tinggi karena tinggi gula dan lemak dibandingkan dengan sereal tawar. Sebaiknya konsumsi sereal tanpa perasa untuk mendapatkan manfaatnya.

4. Susu Skim

Foto: Thinkstock
Meskipun segelas susu menyimpan begitu manfaat kesehatan, namun terkecuali menenggak segelas susu skim. Susu murni mengandung sekitar empat persen lemak per 100 ml, berbanding terbalik dengan susu skim yang hanya mengandung 0,1 persen lemak.

Susu skim juga rendah nutrisi karena kandungan krim pada susu skim mengandung vitamin larut lemak A, D, E dan K. Sebuah penelitianΒ  menujukkan bahwa susu yang tinggi lemak dapat meningkatkan metabolisme dan membantu membakar lebih banyak kalori dan juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

5. Sayuran Mentah

Foto: Thinkstock
Proses pemasakan diyakini dapat membunuh vitamin dan mineral, namun penelitian menumukan hal sebaliknya. Meskipun memasak mungkin dapat menghancurkan beberapa kandungan vitamin C di dalam sayuran, tapi proses ini dapat meningkatkan manfaat dari makanan yang dimasak.

Sebuah studi pada tahun 2008 lalu menemukan bahwa sayuran seperti wortel, bayam, jamur, asparagus, kubis dan paprika menyediakan lebih banyak antioksidan bila dimasak daripada dimakan mentah. Mengukus adalah cara yang terbaik untuk mengolah sayuran.

6. Minuman Diet

Foto: Thinkstock
Sebagian orang menganggap bahwa soft drink adalah minuman diet yang dapat memotong kalori namun para ahli mengatakan minuman diet seharusnya dapat menurunkan berat badan. Pemanis buatan yang terkandung dalam minuman ringan tersebut justru dapat membuat asupan kalori Anda meningkat.

Soft drink juga membuat Anda terus merasa lapar dan makan lebih banyak. Inilah alasan konsumsi soft drink sebagai minuman diet dapat menaikkan berat badan daripada menurunkannya.

Halaman 2 dari 7
(tan/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads