Tambahan Minyak Kelapa Sawit Dapat Tingkatkan Vitamin E pada Roti Gandum

Tambahan Minyak Kelapa Sawit Dapat Tingkatkan Vitamin E pada Roti Gandum

Lusiana Mustinda - detikFood
Senin, 27 Jul 2015 07:25 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Bagi para pelaku gaya hidup sehat, roti gandum menjadi salah satu bahan makanan yang biasa dikonsumsi. Agar lebih bernutrisi dan kaya akan vitamin E, seorang ilmuwan melakukan percobaan mengenai penambahan minyak kelapa sawit ke dalam roti dengan biji gandum ini.

Biji-bijian merupakan sumber vitamin E serta antioksidan yang dapat melindungi jaringan tubuh dari kerusakan radikal bebas. Akan tetapi saat biji-bijian ini mengalami proses penggilingan, maka mereka akan kehilangan beberapa komponen vitamin E dengan cepat karena paparan udara.

Menurut ilmuwan makanan asal Melbourne, Oliver Buddrick,  sebagian besar roti gandum yang Anda lihat di toko roti lokal dan supermarket memiliki sangat sedikit kandungan vitamin E. Namun, semua itu dapat diubah dengan bantuan minyak sawit merah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Buddrick melakukan penelitian pada peningkatan nilai gizi roti. Dengan menambahkan minyak sawit merah dalam proses pemanasan sehingga dapat meningkatakan konten vitamin E dalam roti gandum. Secara tradisional, minyak sayur selalu digunakan untuk campuran makanan saat dipanggang dan juga bisa membuat makanan lebih lembut.

"Minyak sawit merah terbuat dari setengah asam lemak tak jenuh dan setengah jenuh. Sehingga kaya akan vitamin E dan beta-karoten," tutur Buddrick.

Dalam penelitian yang dipublikasi dalam Journal of Chemistry Cereal, pengaruh Fermentasi dan Minyak akan berkontribusi terhadap peningkatan vitamin E dalam roti.

Selama penelitian, ditemukan sebanyak 4.740 mikrogram vitamin E per 100 gr roti gandum (sekitar dua iris) yang ditambahkan dengan minyak sawit merah. Sebaliknya, dengan tidak adanya minyak sawit merah, hasilnya hanya 488 mikrogram vitamin E per 100 gr roti gandum.

Dalam sehari, orang dewasa usia 14 tahun keatas membutuhkan sekitar 15 miligram. Ini berarti dua potong roti gandum yang ditambahkan dengan minyak sawit merah akan memberikan sepertiga dari dosis harian yang diperlukan vitamin E.

Dari segi tampilan, roti gandum panggang dengan minyak sawit merah cenderung mengeluarkan warna oranye. Rasa roti ini sedikit "beany" karena menggunakan minyak sawit merah murni. Tapi rasa ini dapat tertutupi dengan penambahan selai kacang atau madu.

Vitamin E terdiri dari tokoferol dan tokotrienol. Sebagai salah satu sumber alami terkaya vitamin E, minyak sawit merah kaya akan tokotrienol yang memiliki potensi menurunkan kolesterol darah.

Dalam penelitiannya, Buddrick menyebutkan bahwa tokotrienol juga telah terbukti memiliki sifat anti inflamasi dan antioksidan yang lebih besar dan dapat mengurangi kejadian kanker, diabetes serta penyakit jantung dan juga neurodegeneratif dibandingkan dengan tokoferol.

Kombinasi vitamin E, tokotrienol dan betakaroten membuat minyak sawit bisa menjadi makanan super antioksidan.

Dalam perjalanan penelitian, Buddrick berbicara tentang stabilitas minyak sawit merah pada suhu masak yang tinggi. 

"Bila Anda menggunakan minyak sawit merah untuk menggoreng, vitamin E akan dipertahankan bahkan setelah tiga kali menggoreng dengan minyak yang sama. Sedangkan untuk minyak lain semua konten vitamin akan hilang dalam satu kali goreng atau pemanasan," jelas Buddrick dalam Star 2 (26/07/2015).




(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads