Tepung Kelapa dan Yogurt Kelapa, Produk Olahan Kelapa yang Kaya Nutrisi

Tepung Kelapa dan Yogurt Kelapa, Produk Olahan Kelapa yang Kaya Nutrisi

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Selasa, 14 Jul 2015 13:14 WIB
Tepung Kelapa dan Yogurt Kelapa, Produk Olahan Kelapa yang Kaya Nutrisi
Foto: Getty Images
Jakarta - Selama ini kelapa dikenal sebagai sumber makanan sehat. Air kelapa dipercaya dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang. Kandungan lemak sehat dalam kelapa juga dipercaya baik untuk kesehatan jantung dan membantu penurunan berat badan. Benarkah hal ini?

Ahli gizi asal Inggris, Helen Bond mengingatkan kelapa dan produk olahannya tinggi kalori dan lemak jenuh. Bila dikonsumsi berlebihan, kelapa justru tidak baik bagi kesehatan. Inilah fakta sehat tentang kelapa dan produk olahannya, seperti dilansir dari Daily Mail (14/07/15).

1. Minyak Kelapa

Foto: Getty Images
Minyak kelapa dikenal baik bagi kesehatan karena memiliki titik asap yang tinggi dibandingkan jenis minyak lainnya. Ini berarti, ketika dipanaskan minyak kelapa akan menghasilkan lebih sedikit radikal bebas berbahaya dan tidak kehilangan banyak nutrisi.

Minyak kelapa juga disebut-sebut dapat menurunkan berat badan, namun Bond meragukannya. Ia menjelaskan, 1 sdm minyak kelapa mengandung 13 gram lemak jenuh. Sebagai pembanding, 1 sdm minyak zaitun hanya mengandung 2.1 gram lemak jenuh. β€œKandungan lemak jenuh kelapa sangat tinggi. Padahal wanita hanya membutuhkan 20 gram lemak jenuh tiap hari dan pria membutuhkan 30 gram saja,” ujar Bond.

Sebagai pengganti minyak kelapa, Bond merekomendasikan minyak rapeseed yang sama-sama memiliki titik asap tinggi, namun mengandung lemak baik dalam jumlah lebih banyak.

2. Daging Buah Kelapa

Foto: Getty Images
Secara teknis, kelapa termasuk jenis buah namun sebenarnya kelapa (coconut) diklasifikasikan sebagai kacang. Tiap 100 gr daging buah kelapa mengandung 29.7 gram lemak jenuh dan 354 kalori. β€œIni (daging buah kelapa) berserat dan butuh waktu lama untuk diproses sistem pencernaan. Sebaiknya pilih buah atau jenis kacang lainnya untuk mendapatkan kandungan lemak lebih sehat,” jelas Bond.

3. Air Kelapa

Foto: Getty Images
Air kelapa disebut-sebut sebagai minuman ideal setelah berolahraga karena dapat menghidrasi tubuh. β€œMemang benar air kelapa dapat menghidrasi tubuh tetapi air kelapa tidak nol kalori seperti air mineral. Tiap 150 ml air kelapa mengandung 45 kalori. Tiap 250 ml air kelapa juga mengandung 12.5 gram gula,” jelas Bond.

Bond menambahkan, anggapan air kelapa dapat mengganti cairan tubuh yang hilang ternyata tidak didukung hasil penelitian terkait. Ia lebih menyarankan konsumsi air mineral.

4. Tepung Kelapa

Foto: Getty Images
Tepung kelapa dikenal dengan manfaat gluten-free, wheat-free, dan grain-free sehingga menjadi alternatif tepung sehat. Bond juga mengatakan tepung kelapa lebih kaya serat dan rendah gula. Namun ia mengingatkan tepung kelapa tetaplah tinggi kandungan lemak jenuh. β€œPenggunaan tepung kelapa mungkin cocok untuk mereka yang diet gluten tetapi usahakan tidak menggunakannya terlalu sering karena kandungan lemak jenuhnya tetap tinggi,” tutur Bond.

5. Yogurt Kelapa

Foto: Getty Images
Yogurt kelapa berasal dari susu yang diperas dari daging kelapa, kemudian ditambahkan bakteri baik. β€œIni adalah pilihan bagi orang yang tidak bisa mengonsumsi laktosa atau alergi terhadap susu sapi. Namun lagi-lagi Anda harus berhati-hati dengan kandungan lemak jenuh didalamnya,” jelas Bond.

Ia menambahkan, tiap 100 gram yogurt kelapa mengandung 17 gram lemak jenuh. Jumlah ini hampir menyamai kebutuhan konsumsi lemak jenuh harian pada wanita.

Halaman 2 dari 6
(adr/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads