Bukan Hanya untuk Pencernaan, Asupan Serat Bisa Cegah Diabetes dan Kolesterol Tinggi

Bukan Hanya untuk Pencernaan, Asupan Serat Bisa Cegah Diabetes dan Kolesterol Tinggi

- detikFood
Minggu, 12 Jul 2015 10:50 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Selain vitamin dan mineral, asupan serat penting untuk melancarkan pencernaan. Ternyata serat juga bisa membantu mengontrol gula darah, mencegah penyakit jantung dan membantu penurunan berat badan.

Makanan berserat bukan hanya penting bagi fungsi dan kesehatan pencernaan tetapi punya fungsi penting lainnya. Bagian dari serat mudah difermentasi menjadi makanan berbakteri baik untuk usus. Bagian yang tidak difermentasi, dapat meningkatkan gerakan usus dan konsistensi feses. Karakter serat makanan seperti daya larut, viskositas dan fermentabilitas sangat penting bagi kesehatan.

Serat makanan dapat melindungi berbagai penyakit, dari sembelit hingga kanker dan mencegah penyakit kardiovaskular. Kandungan serat dalam makanan dapat berdampak langsung pada fungsi usus. Selain itu juga dapat menurunkan kolesterol darah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Makanan yang tinggi serat juga bermanfaat untuk mengontrol nafsu makan dan membantu mengendalikan bahkan menurunkan berat badan. Selain itu, makanan kaya serat juga memiliki glikemik rendah dan tidak hanya sebagai pencegahan, tetapi juga berperan penting dalam pengelolaan gula darah pada penderita diabetes.

Serat makanan tidak hanya berasal dari makanan nabati dan dari dinding sel tanaman, tetapi makanan olahan hewani dapat diperkaya dengan serat tanaman juga. Untuk memilih makanan berserat tinggi, pilih makanan utuh. Perhatikan label makanan dan pilihlah makanan yang setidaknya 5 gram serat per 100 gram.

Dengan mengganti nasi dan kentang menjadi sereal gandum, Anda dapat mencukupi asupan serat harian. Buah dan sayuran juga merupakan sumber terbaik serat, kecuali jus buah. Kelompok kacang-kacanganpun juga kaya serat serta protein.

Hati-hati terdapat makanan yang kaya akan serat di pasaran yang mengandung tinggi gula. Juga, jangan tertipu oleh warna roti dengan gandum coklat gelap atau roti gandum yang ditambahkan gula 10% bahkan lebih. Untuk itu, cermati info nutrisi pada kemasannya.

(msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads