Jakarta -
Makan berlebihan dan kekenyangan sering terjadi saat buka puasa atau sahur. Padahal makanan perlu diatur asupannya. Bahkan perlu lebih cermat memilih bahan makanan yang dionsumsi.
Saat berpuasa secara alamiah usus akan membersihkan diri. Di saat yang sama, organ tubuh lainnya seperti hati dan lambung akan beristirahat. Dengan mengonsumsi makanan yang bergizi saat sahur dan berbuka, tubuh akan tetap mendapat asupan makanan yang sehat. Onislam (19/06) memberikan rekomendasi makanan yang perlu dikonsumsi saat berbuka atau sahur.
1. Yogurt
Foto: Thinkstock
|
Yogurt banyak khasiat bagi kesehatan. Tetapi tak semua produk yogurt mengandung bahan-bahan yang berkhasiat bagi tubuh. Jika membeli yogurt, pastikan mengandung bahan aktif atau bakteri baik yang bermanfaat bagi saluran pencernaan dan sistem kekebalan tubuh. Konsumsi Yogurt sebagai saus salad atau bisa dimakan langsung dengan campuran aneka potongan buah segar.
2. Minyak
Foto: Thinkstock
|
Tubuh memerlukan lemak untuk memanfaatkan vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A dan D. Lemak juga memberi kenyang lebih lama dan membantu mengatur kadar gula darah.Minyak kelapa, mentega, ghee, dan minyak kelapa sawit adalah jenis minyak yang aman untuk dipakai memasak. Pilihlah jenis minyak organik dan tidak mengandung bahan kimia yang sifatnya pelarut.
3. Air putih
Foto: Thinkstock
|
Konsumsi air putih lebih banyak pada saat berpuasa sudah dianjurkan oleh pakar ahli. Tubuh akan kehilangan banyak cairan selama 13 jam saat berpuasa sehinggaΒ mudah mengalami dehidrasi. Jika tubuh mengalami dehidrasi, maka akan mengakibatkan otak tidak bekerja maksimal. Sakit kepala, kelelahan dan mudah marah. Karenanya ketika sahur dan berbuka harus banyak minum air putih untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.
4. Beras merah
Foto: Thinkstock
|
Beras merah dan beras putih memiliki kandungan kalori, protein, dan lemak yang sama seperti beras putih. Hanya saja, beras merah lebih banyak kandungan seratnya sehingga memiliki indeks glikemik yang lebih rendah. Fitonutrien dalam beras merah berkaitan dengan penurunan risiko kanker, diabetes, dan penyakit jantung. Karena mengandung lebih banyak serat maka memberi rasa kenyang lebih lama. Jika ada bisa juga dikonusmis beras hitam.
(lus/odi)