Perbanyak Produksi ASI dengan Rutin Konsumsi Telur Hingga Yogurt

Perbanyak Produksi ASI dengan Rutin Konsumsi Telur Hingga Yogurt

Lusiana Mustinda - detikFood
Jumat, 19 Jun 2015 17:48 WIB
Perbanyak Produksi ASI dengan Rutin Konsumsi Telur Hingga Yogurt
Foto: Thinkstock
Jakarta - ASI menjadi satu-satunya makanan bernutrisi lengkap untuk si kecil. Kualitas ASI yang baik juga dapat berpengaruh pada perkembangan otak si kecil. Untuk itu, para ibu perlu untuk mengonsumsi makanan yang tinggi protein, kalsium hingga omega 3 ​agar si kecil tetap sehat.​

Para ibu juga membutuhkan banyak kalori untuk menunjang produksi susu. Pastikan konsumsi makanan dengan diet seimbang, dengan mengonsumsi karbohidrat, protein, lemak hingga vitamin yang berasal dari bahan makanan alami. Jangan lupa mengonsumsi beragam variasi makanan agar nutrisinya komplet.

1. Telur

Foto: Thinkstock
Telur merupakan bahan makanan yang mengandung protein sempurna. Tak hanya bagian putihnya, kuning telur juga harus dikonsumsi karena kaya akan kolin dan juga vitamin B yang sangat bermanfaat untuk membangun pusat memori otak untuk si kecil. Akan tetapi sebaiknya masak telur hingga matang untuk menghindari adanya bakteri salmonella.

2. Alpukat

Foto: Thinkstock
Buah yang memiliki tekstur lembut ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal, potassium dan juga serat. Lemak sehat ini sangat baik untuk si kecil karena dapat meningkatkan penyerapan lemak larut, vitamin A, D, E dan K untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan saraf. Dengan mengikuti pola makan diet seimbang, ASI dapat mengandung 50 persen lemak.

3. Yogurt

Foto: Thinkstock
Makanan fermentasi ini kaya akan kalsium, protein dan probiotik. Yogurt bisa menjadi camilan sehat untuk ibu menyusui. Kalsium berfungsi untuk kontraksi otot, fungsi saraf dan juga menunjang kesehatan tulang serta gigi. Ibu mungkin akan kekurangan sekitar 300 sampai 400 mg kalsium setiap hari saat menyusui, jadi sangatlah penting untuk mengonsumsi makanan bervariatif yang mengandung kalsium setiap harinya.

Untuk meningkatkan penyerapan, padukan makanan tinggi kalsium dengan makanan yang mengandung viatmin D seeprti salmon, tuna, sarden dan juga jus jeruk yang sudah di fortifikasi.

4. Ikan

Foto: Thinkstock
Pilihlah ikan yang mengandung asam lemak omega 3. Laktasi merupakan salah satu cara yang tepat untuk menambahkan omega 3 untuk perkembangan otak anak. Ikan salmon mengandung DHA yang sangat penting untuk perkembangan sistem saraf si kecil. Semua ASI mengandung DHA, akan tetapi tingkat itu lebih tinggi dalam susu wanita yang mengonsumsi makanan sumber DHA dalam diet mereka. Selain salmon, ikan tuna dan sarden juga tinggi akan omega 3.

5. Biji labu

Foto: Thinkstock
Biji labu kuning merupakan sumber zat besi, protein dan juga serat. Zat besi sangat penting untuk perkembangan sel saraf dan sel otak. Baik ibu ataupun bayi membutuhkan asupan makanan yang cukup zat besi untuk menormalkan suplai darah. Cukup konsumsi segenggam biji labu untuk membantu asupan zat besi. Biji labu ini dapat menjadi camilan sehat.
Halaman 2 dari 6
(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads