Ini Cara Makan Sehat dari 10 Negara yang Bisa Dicontoh (1)

Ini Cara Makan Sehat dari 10 Negara yang Bisa Dicontoh (1)

Odilia Winneke - detikFood
Selasa, 19 Mei 2015 14:57 WIB
Ini Cara Makan Sehat dari 10 Negara yang Bisa Dicontoh (1)
Foto: Getty Images
Jakarta - Tingkat obesitas di Amerika lebih tinggi dibandingkan dengan India dan Jepang. Kebiasaan makan dan gaya hidup di tiap negara turut berperan pada tingkat obesitas. Kita bisa mencontek gaya makan sehat dari berbagai negara.

Mediterania menjadi contoh pola makan sehat. Demikian juga Jepang dan India. Pilihan bahan, cara memasak dan mengonsumsi makanan sehat yang dilakukan banyak bangsa bisa menjadi contoh menjalani pola makan sehat.

1.India

Foto: Getty Images
Pemakaian banyak rempah kering dan segar dalam makanan India ternyata punya manfaat kesehatan. Selain berkhasiat menurunkan tekanan darah juga risiko penyakit jantung. Dalam menyantap makanan Inda ada baiknya hindari saus yangΒ  creamy juga yang memakai mentega berlebihan. Lebih baik pilihΒ  tandoori ayam dan beragam kari yang lebih sehat.

2. Mexico

Foto: Getty Images
Orang Mexico selalu makan banyak di siang hari dan makan lebih sedikit di malam hari. Menurut ahli kesehatan, makan banyak di siang hari lebih baik karena akan mengurangi keinginan makan di malam hari. Malam hari tubuh lebih lambat bereaksi untuk insulin sehingga tubuh lebih cepat gemuk jika makan terlalu banyak.

3.Italia

Foto: Getty Images
Orang Italia selalu makan dengan pelengkap wine. Menurut riset, minum wine dalam porsi wajar akan membuat umur lebih panjang dan mengurangi risiko kanker serta penyakit jantung koroner. Karenanya usahakan makan dengan diiringi minum wine tetapi hindari minum wine saja.

Ada baiknya hindari konsumsi pasta yang berlebihan. Apalagi dengan siraman saus creamy dan keju berlimpah. Karena kalorinya sangat besar.

4.Jepang

Foto: Getty Images
Negeri sakura menduduki peringkat teratas untuk usia harapan hidup terpanjang di dunia. Mereka selalu melengkapi menu dengan sayuran berwarna dan dalam porsi kecil. Hal ini menjamin asupan nutrisi yang lengkap dan kontrol porsi makan.

Sebaliknya hindari konsumsi ikan mentah yang disinyalir tinggi kandungan logan merkuri, misalnya king mackerel dan ikan tuna.

5. Tiongkok

Foto: Getty Images
Kebiasaan makan dengan sumpit bisa kita contoh. Dengan sumpit makanan akan lebih sedikit dan lambat masuk ke mulut. Akibatnya proses makan akan lebih lambat dan hal ini membuat otak bisa merespons rasa kenyang lebih cepat. Berarti konsumsi kalori lebih terkontrol. Penyakit jantung,kegemukan dan diabetes bisa dicegah. Sebainya hindari mengonsumsi MSG berlebihan yang banyak terdapat dalam masakan Tiongkok.
Halaman 2 dari 6
(Lusiana Mustinda/Odilia Winneke)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads