Perut Tak Kunjung Ramping? Pangkas Lemak di Perut dengan Strategi Makan Ini (1)

Perut Tak Kunjung Ramping? Pangkas Lemak di Perut dengan Strategi Makan Ini (1)

- detikFood
Kamis, 23 Apr 2015 10:04 WIB
Perut Tak Kunjung Ramping? Pangkas Lemak di Perut dengan Strategi Makan Ini (1)
Foto: Getty Images
Jakarta - ​Tonjolan lemak di perut memang bisa mengganggu penampilan. Kecuali itu lemak di bagian perut paling sulit dihilangkan. Selain se​​nam perut, konsumsi makanan sehat yang bisa menggempur lemak pun bisa Anda lakukan. ​

Kurangi konsumsi garam dan pemanis buatan. Kelebihan kadar sodium dapat membuat tubuh kekurangan ​c​airan. ​Siasati konsumsi makanan dengan cara ini agar lemak perut cepat susut.

1. Tambahkan dua jenis serat

Foto: Getty Images
Serat bermanfaat mengatasi sembelit di perut. Pastikan asupan serat dalam sereal sesuai dengan kebutuhan. Sereal bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan. Otot-otot dalam usus akan berkontraksi dalam satu atau dua hari hingga seterusnya. Studi dari University of Toronto mengungkapkan lebih efektif jika  mengonsumsi dua jenis serat.

“Para Ahli menemukan bahwa sereal mengandung dua jenis serat yang dibutuhkan tubuh. Pertama adalah serat larut yang berasal dari kulit padi. Kedua berupa serat larut berbentuk gel dari psyllium. Dua jenis serat ini saling bekerja sama menyerap air ke usus besar. Selain itu juga mempercepat proses pembuangan,” terang Joanne Slavin, PhD, professor of food science and nutrition di University of Minnesota. Hasilnya lemak akan lebih cepat susut​.

2. Kurangi sodium

Foto: Getty Images
Sodium dapat menahan air dalam tubuh. Cairan dari usus besar akan diserap oleh perut. Sebagian orang mengonsumsi natrium lebih banyak dua kali lipat dari dari batas wajarnya. Menurut CDC, mereka mengonsumsi 3400 mg natrium per hari, sedangkan batas wajarnya hanya 1500 mg. Sebaiknya, hindari tambahan garam ​dalam makanan​. Cermati kadar sodium dalam ​makanan​ kemasan​.​

3. Konsumsi makanan yang mengandung kalium

Foto: Getty Images
Pisang dan kentang bermanfaat menyingkirkan kelebihan air dalam tubuh. Kelebihan air terjadi jika kadar natrium dan kalium dalam tubuh tidak seimbang. Apabila kadar sodium terlalu tinggi, tubuh akan kelebihan cairan.

Tingkatkan kadar kalium dalam tubuh. Normalnya tubuh  membutuhkan 4700 mg kalium per hari. Disarankan Anda mengonsumsi 4 cangkir produk olahan susu untuk meningkatkan kadar kalium.

Makanan merupakan sumber kalium yang aman dibanding dengan supleman. Suplemen dapat menyebabkan jantung berdetak dengan kencang dan memicu serangan jantung. “Orang yang memiliki penyakit ginjal dan jantung disarankan tidak mengonsumsi kalium dalam bentuk supleman,” jelas Leslie Bonci, RD, MPH, direktur dari sports medicine nutrition for the Center for Sports Medicine di University of Pittsburgh Medical Center.

4. Kurangi Pemanis buatan

Foto: Getty Images
Sistem pencernaan tidak benar-benar mencerna pemanis rendah kalori. Pemanis buatan ​terdapat​ dalam minuman dengan berbagai rasa dan makanan bebas gula. Pemanis buatan akan difermentasi oleh bakteri di usus besar. Dampaknya Anda akan terkena diare. Sebaiknya ​periksa label kemasan produk sorbitol, xylitol, mannitol, dan lakitol.

5. Cukupi kebutuhan cairan tubuh

Foto: Thinkstock
“Cairan tubuh bermanfaat untuk mendukung sistem lain di dalam tubuh. Cukupi kebutuhan cairan tubuh  untuk mendapatkan perut yang ramping​,” papar Bonci.

“Memenuhi kebutuhan cairan tubuh bermanfaat unutk melancarkan sistem pencernaan. serat dalam sereal dapat dengan mudah menarik cairan ke dalam usus. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari sembelit,” sambung Bonci.

Wanita yang kekurangan cairan, akan merasa perutnya kembung dan penuh. Walupun mereka sudah melakukan berbagai cara untuk mengecilkan perutnya. Setidaknya tubuh Anda membutuhkan delapan gelas cairan setiap hari.  Sayur dan buah merupakan makanan yang mengandung banyak cairan. Anda juga dapat menambah cairan tubuh melalui air mineral, susu, kopi, dan teh.

Halaman 2 dari 6
(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads