MIND, Cara Berdiet Baru untuk Kurangi Risiko Alzheimer

- detikFood Senin, 30 Mar 2015 12:53 WIB
Ilustrasi: Getty Images
Jakarta -

​Berpedoman dari diet Mediterania dan DASH, diciptakan pola diet baru. ​Peneliti di Rush University Chicago telah mengembangkan diet MIND. Studi terbaru menunjukkan diet dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer secara signifikan.

Professor Martha Clare Morris dan rekannya menggabungkan elemen diet Mediterania dan elemen diet DASH (diet bertujuan mengurangi tekanan darah tinggi) untuk menciptakan diet MIND. Diet ini sendiri kepanjangan dari Mediterranean-DASH Intervention for Neurodegenerative Delay.
 
Untuk menguji efektifitas berbagai jenis diet dalam mencegah kemunculan penyakit Alzheimer, peneliti merekrut 923 partisipan usia 58 - 98 tahun. Partisipan menjawab kuesioner makanan yang mencerminkan seberapa dekat pola makan mereka mengikuti diet Mediterania, DASH atau MIND.
 
Setelah mengikuti subyek dari 2004 sampai 2013, peneliti menemukan bahwa diet MIND berhubungan dengan penurunan 53% risiko penyakit Alzheimer pada partisipan yang menjalaninya secara teratur. Sedangkan untuk Mediterania dan DASH terjadi penurunan risiko masing-masing 54% dan 39%.

Meski begitu, diet Mediterania dan DASH hanya efektif bila diterapkan secara ketat. Adapun diet MIND dikaitkan dengan risiko Alzheimer lebih rendah walau diet hanya diterapkan secara moderat.

Menurut tim peneliti, ini bisa jadi alasan penting untuk mendukung diet MIND. Apalagi diet dianggap lebih mudah diikuti dibanding dua pilihan diet lainnya.

Diet MIND didasarkan pada dua kategori utama yaitu 10 kelompok makanan sehat bagi otak dan lima kelompok makanan yang perlu dihindari. Diantara kelompok makanan yang perlu dikonsumsi adalah sayuran hijau, sayuran lainnya, kacang-kacangan, berry, biji-bijian, whole grain, ikan, unggas, minyak zaitun dan wine. Kelompok makanan yang dihindari antara lain daging merah, lemak hewani, makanan manis, gorengan dan makanan cepat saji.

Beberapa aturan sederhana menunjukkan target minimal masing-masing kelompok makanan sehat bagi otak untuk konsumsi sepanjang minggu. Misalnya sayuran dan kacang-kacangan harus dikonsumsi setiap hari. Sedangkan unggas dan berry disantap dua kali seminggu.

Makanan berbahaya tidak sepenuhnya dilarang. Namun konsumsinya harus dibatasi semaksimal mungkin. Contohnya konsumsi kurang dari 1 sendok makan mentega per hari.

Peneliti menyatakan perlunya studi lebih lanjut untuk populasi berbeda. Akan tetapi mereka memperkirakan bahwa diet MIND sudah bisa dianggap sebagai cara mengurangi risiko penyakit Alzheimer, terutama bila dijalankan untuk jangka panjang.

(msa/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com