Lemak merupakan salah satu dari tiga zat gizi utama dalam makanan yang dibutuhkan oleh tubuh. Lemak berfungsi untuk sumber energi, tingkatkan sistem imun hingga tingkatkan fungsi otak.
Akan tetapi dalam pemilihan lemak perlu lebih cermat. Karena lemak jenuh yang banyak terdapat makanan kemasan dapat sebabkan berbagai risiko penyakit seperti hipertensi, stroke, diabetes dan serangan jantung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam informasi nilai gizi pada produk makanan tertera lemak total, lemak jenuh dan kolesterol. Ketiga jenis lemak ini ditulis dalam satuan gram, miligram dan persentase. Juga disertakan porsi konsumsi lemak harian yang dianjurkan berupa Angka Kecukupan Gizi (AKG).
Lemak total menggambarkan semua kandungan asam lemak, dinyatakan sebagai trigliserida yang berasal dari bahan pangan dan atau bahan yang ditambahkan.
Batasan konsumsi lemak total tidak boleh lebih dari 67 gr per orang per hari, untuk lemak jenuh maksimal 18 gr dan kolesterol harus kurang dari <300 mg. Karena hal ini dapat menimbulkan risiko hipertensi, stroke, diabetes dan jantung.
Untuk beberapa jenis makanan seperti margarin juga perlu diperhatikan apakah mengandung lemak trans atau tidak. Lemak trans bisa memicu peradangan, lemak jenis ini biasanya diproses dengan cara hidrogenasi. Untuk itu pilihlah margarin yang bebas lemak trans agar terhindar dari risiko penyakit.
Sebelum membeli produk kemasan, Anda perlu mulai membiasakan membaca label makanan. Hal ini bertujuan untuk menjaga asupan lemak dan menjaga kesehatan tubuh secara optimal.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN