Gula Dalam Fast Food Membuat Kecanduan 8 Kali Lebih Besar dari Obat Terlarang

Gula Dalam Fast Food Membuat Kecanduan 8 Kali Lebih Besar dari Obat Terlarang

- detikFood
Jumat, 27 Feb 2015 06:52 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Banyak orang tak bisa melewatkan hari tanpa fast food. Kecanduan makanan cepat saji lebih besar dari kecanduan obat terlarang. Kini riset menemukan kandungan gula dalam fast food memicu kecanduan 8 kali lebih besar dari obat.

Dr. Nicole Avena dari Icahn School of Medicine di Mount Sinai menyatakan pizza merupakan makanan yang paling membuat kecanduan dengan kandungan gull yang ada dal am setiap potongannya. Saus tomato pads pizza bias lebih tinggi dari biskuit Oreo.

Kandungan gula yang tinggi terdapat pada keripik, cookies dan es krim. Sedangkan mentimun, wortel dan kacang-kacangan lebih kecil kandungan gulanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dr. Avena menemukan kebiasaan dan sikap terhadap makanan yang mencerminkan gejala kecanduan. Yang paling tinggi adalah makanan yang tinggi kandungan indeks glikemik.

‘Banyak studi menyebutkan makanan yang enak dan dibuat dengan berbagai proses dapat memicu kebiasaan dan mengubah otak yang dipakai untuk menganalisa seperti layaknya kecanduan obat dan alkohol,’ kata Avena.

Spesialis penyakit jantung, Dr. James O'Keefe menyatakan gull berkontribusi pads penyakit cardiovascular, juga penyakit hati, tekanan darah tinggi, diabetes type 2, obesitas dan Alzheimer.

“Saat kita mengonsumsi tepung dan gula dalam makanan yang diproses, memberi kesempatan gula kemudian diubah jadi insulin. Jika tak diolah, lemak akan disimpan sebagai lemak di perut, yang membuat orang lebih ingin mengonsumsi makanan manis dan bertepung,’ jelas O’Keefe.

Menurutnya kita perlu waktu 6 minggu untuk mengurangi kecanduan gula dan orang akan lebih lapar seperti layaknya kecanduan obat.

“Tekanan darah turun, diabetes dan obesitas akan berkurang, mood menjadi bail dan tidur lebih nyenyak,’ tambah O’Keefe.

Untuk mengatasi hal ini yang terbaik adalah kembali menerapkan pola makan sehat. Konsumsi banyak sayuran dan buah serta cukup air.






(odi/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads