Batasi Konsumsinya, Kismis dan Aprikot Kering Banyak Mengandung Gula dan Bahan Aditif (2)

Batasi Konsumsinya, Kismis dan Aprikot Kering Banyak Mengandung Gula dan Bahan Aditif (2)

- detikFood
Rabu, 28 Jan 2015 11:48 WIB
Batasi Konsumsinya, Kismis dan Aprikot Kering Banyak Mengandung Gula dan Bahan Aditif (2)
Foto: Getty Images
Jakarta - ​Buah diawetkan dengan cara dikeringkan. ​​Buah​ ini sering di​konsumsi sebagai​ camilan mengenyangkan karena padat kalori dan banyak serat. Namun penggunaan tambahan gula pada proses pembuatan bisa membuat buah kering berkurang manfaatnya.

Ada juga buah kering tanpa pemanis yang lebih menyehatkan. Akan tetapi Anda tetap perlu mengontrol porsi konsumsi buah kering dan memperhatikan kandungan bahan aditif.

5. Nanas

Foto: Getty Images
Nanas mengandung banyak gula alami. Ketika dikeringkan, gula pun terkonsentrasi. Beberapa nanas kemasan menambah ekstra gula pada camilan yang sudah manis ini.

6. Kismis

Foto: Getty Images
Kismis sering diawetkan dengan sulfur dioksida. Pengawet ini menjaga vitamin A dan C namun menghancurkan tiamin. Kekurangan tiamin dapat memicu depresi dan kecemasan. Pengidap alergi sulfit juga sebaiknya membeli kismis bebas aditif.

7. Ceri

Foto: Getty Images
Banyak mereka menambahkan gula untuk membuat rasa ceri kering jadi lebih enak. Lihatlah isi label kemasan untuk memastikan bahan yang Anda konsumsi.

8. Fig

Foto: Getty Images
Fig kering kerap kali menjadi buah tangan dari negara Timur Tengah. Bila fig dikeringkan dengan matahari dan tidak mengandung pengawet, maka cocok dikonsumsi sebagai camilan. Akan tetapi perlu diingat bahwa buah kering lebih padat kalori dibanding buah segar.
Halaman 2 dari 5
(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads