Selain makanan rendah lemak, margarin juga dipercaya sebagai lemak lebih sehat. Jangan mudah percaya dengan informasi soal diet, cobalah cek dulu fakta dan kebenarannya dari segi nutrisi.
6. Mitos: Margarin mengandung lemak lebih sedikit dari mentega
|
Foto: Getty Images
|
Lemak terhidrogenasi yang disebut juga lemak trans, bisa jadi lebih berbahaya bagi kesehatan daripada lemak jenuh. Untuk menurunkan berat badan dan kesehatan jantung, kurangilah jumlah konsumsi lemak jenuh dan lemak terhidrogenasi.
7. Mitos: Karbohidrat membuat gemuk
|
Foto: Getty Images
|
Mengonsumsi karbohidrat whole grain dan wholemeal seperti beras merah, oatmeal, dan roti gandum dapat dicoba untuk menurunkan berat badan.
8. Mitos: Memangkas semua camilan bisa membantu menurunkan berat badan
|
Foto: Getty Images
|
Banyak orang perlu menyantap camilan di antara waktu makan untuk menjaga kadar energi, terutama bagi yang aktif dan banyak kegiatan. Pilihlah buah atau sayuran daripada camilan tinggi gula dan lemak jenuh.
9. Mitos: Minum air putih membantu penurunan berat badan
|
Foto: Getty Images
|
Air sangat penting untuk kesehatan. Karenanya direkomendasikan mengonsumsi air putih minimal sekitar 1,2 liter per hari.
10. Mitos: Melewatkan makan adalah cara benar menurunkan berat badan
|
Foto: Getty Images
|
Melewatkan makan justru dapat menyebabkan kelelahan dan gizi buruk. Anda kemungkinan lebih banyak mengonsumsi camilan tinggi lemak dan gula, dimana bisa mengakibatkan kenaikan berat badan.
Halaman 2 dari 6

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN