Benarkah Minum Air Putih dan Tidak Makan Nasi Bikin Berat Badan Cepat Turun? (2)

Benarkah Minum Air Putih dan Tidak Makan Nasi Bikin Berat Badan Cepat Turun? (2)

- detikFood
Minggu, 25 Jan 2015 14:01 WIB
Benarkah Minum Air Putih dan Tidak Makan Nasi Bikin Berat Badan Cepat Turun? (2)
Foto: Getty Images
Jakarta - Mitos diet tak selamanya benar. Sebagian justru menyesatkan pelaku diet. Contohnya mitos yang menyebut karbohidrat bisa membuat gemuk. Untuk itu, Anda perlu tahu fakta dari mitos-mitos diet sebelum me​nerapkan​nya.

​Selain makanan rendah lemak, margarin juga dipercaya sebagai lemak lebih sehat. Jangan mudah percaya dengan informasi soal diet, cobalah cek dulu fakta dan kebenarannya dari segi nutrisi.​

6. Mitos: Margarin mengandung lemak lebih sedikit dari mentega

Foto: Getty Images
Fakta: Margarin dan mentega mengandung jenis lemak berbeda. Margarin biasanya lebih rendah lemak jenuh dibanding mentega. Namun ​ada ​kemungkinan mengandung hydrogenated fat (lemak terhidrogenasi). Jika minyak dalam margarin sudah dihidrogenasi, seharusnya ada dalam daftar bahan pada kemasan. Jadi perhatikan label dengan cermat.

Lemak terhidrogenasi yang disebut juga lemak trans, bisa jadi lebih berbahaya bagi kesehatan daripada lemak jenuh. Untuk menurunkan berat badan dan kesehatan jantung, kurangilah jumlah konsumsi lemak jenuh dan lemak terhidrogenasi.

7. Mitos: Karbohidrat membuat gemuk

Foto: Getty Images
Fakta: Mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah tepat tidak akan menyebabkan kenaikan berat badan. Sebuah studi tahun 2003 yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine, pelaku diet Atkins (diet rendah karbohidrat) cenderung turun berat badan karena secara keseluruhan makan lebih sedikit. Bukan hanya karena mereka makan sedikit karbohidrat.

Mengonsumsi karbohidrat whole grain dan wholemeal seperti beras merah, oatmeal, dan roti gandum dapat dicoba untuk menurunkan berat badan.

8. Mitos: Memangkas semua camilan bisa membantu menurunkan berat badan

Foto: Getty Images
Fakta: Mengonsumsi camilan tidak menjadi masalah saat Anda mencoba menurunkan berat badan. Jenis camilanlah yang bisa mempengaruhi diet.

Banyak orang perlu menyantap camilan di antara waktu makan untuk menjaga kadar energi, terutama bagi yang aktif dan banyak kegiatan. Pilihlah buah atau sayuran daripada camilan tinggi gula dan lemak jenuh.

9. Mitos: Minum air putih membantu penurunan berat badan

Foto: Getty Images
Fakta: Air putih tidak menyebabkan Anda turun berat badan. Namun minum air bisa membantu tubuh tetap terhidrasi dan mengurangi konsumsi camilan. Terkadang rasa haus juga bisa disalahartikan jadi lapar. Jika haus, Anda kemungkinan makan ​terlalu banyak camilan. ​

Air sangat penting untuk kesehatan. ​Karenany​a direkomendasikan mengonsumsi air putih ​minimal ​sekitar 1,2 liter per hari.

10. Mitos: Melewatkan makan adalah cara benar menurunkan berat badan

Foto: Getty Images
Fakta: Melewatkan waktu makan bukanlah ide yang baik. Untuk menurunkan berat badan dan mempertahankannya, Anda harus mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi.

Melewatkan makan justru dapat menyebabkan kelelahan dan gizi buruk. Anda kemungkinan lebih banyak mengonsumsi camilan tinggi lemak dan gula, dimana bisa mengakibatkan kenaikan berat badan.
Halaman 2 dari 6
(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads