Baca dulu panduan berikut sebelum memutuskan memperbanyak konsumsi salad saat berdiet:
1. Salad klasik
|
Foto: Getty Images
|
Jenis salad yang masuk kategori ini di antaranya nicoise salad dan caprese salad. Waspadai kandungan garam yang tinggi pada kecap Inggris dan anchovy bagi Anda yang mengalami tekanan darah tinggi.
2. Salad buah
|
Foto: Getty Images
|
Sebaiknya pilih salad yang mengandung buah segar saja, bukan buah kalengan karena mengandung gula ekstra. Hindari saus creamy selain yogurt karena berlemak dan tinggi kalori.
3. Salad sayuran hijau
|
Foto: Getty Images
|
Kalau hanya berbahan sayuran daun seperti selada atau bayam, salad tersebut dinamakan salad hijau (green salad). Biasanya salad ini diberi hiasan berupa kacang-kacangan, crouton, atau tomat ceri. Salad sayuran tergolong paling cocok dikonsumsi saat sedang berdiet, asal tak menggunakan saus creamy.
4. Salad gurih
|
Foto: Getty Images
|
Jenis salad ini tergolong memiliki lemak dan kalori tinggi, apa lagi jika dipadukan dengan roti putih untuk sandwich. Sebaiknya hindari atau konsumsi sedikit saja jika sedang berdiet.
5. Salad pasta
|
Foto: Getty Images
|
Salad pasta bisa disantap sebagai hidangan utama, namun sebaiknya hindari saus creamy agar lebih rendah kalori dan tidak enek. Tambahan daging dan sayur bisa membuat kandungan gizinya lengkap.
6. Salad pelengkap
|
Foto: Getty Images
|
Salad pelengkap penting untuk menambah kandungan serat dalam hidangan utama, namun jangan terlalu banyak saus creamy-nya. Selain itu karena porsi salad pelengkap sedikit, Anda perlu tetap menghabiskan lalap yang juga menjadi pelengkap hidangan untuk memperbanyak konsumsi sayuran.
Halaman 2 dari 7

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN