Makan Semangka Berlebihan Bisa Memicu Gangguan Pencernaan dan Ginjal

Makan Semangka Berlebihan Bisa Memicu Gangguan Pencernaan dan Ginjal

- detikFood
Sabtu, 27 Des 2014 09:21 WIB
Makan Semangka Berlebihan Bisa Memicu Gangguan Pencernaan dan Ginjal
Foto: Thinkstock
Jakarta - Semangka, dikenal sebagai sumber vitamin A, B6, dan C yang baik juga mengandung potasium, likopen, dan sitrulin. Namun, mengonsumsi semangka dalam jumlah banyak bisa berakibat buruk bagi pencernaan dan ginjal.
Β 
Semangka kaya akan fitokimia likopen, bahkan lebih banyak dibanding tomat. Buah ini juga kaya potasium yang baik untuk jaringan, lapisan, dan seluruh organ dalam tubuh. Fungsi fitokimia lainnya adalah mengubah citrulin menjadi arginine Senyawa ini membentuk protein asam lemak yang baik untuk kesehatan jantung dan sirkulasi darah. Jika dikonsumsi berlebihan semangka juga berdampa buruk bagi kesehatan.

1. Gastrointestinal

Foto: Thinkstock
Berhati-hatilah, mengonsumsi likopen dalam jumlah berlebih. Karena membuat perut tidak nyaman yang disebut gastrointestinal. Menurut The American Cancer Society konsumsi likopen berlebih akan lebih mudah terserang mual, perut kembung, bahkan diare. Pilihlah antara tomat atau semangka untuk satu hari, hindari mengonsumsi keduanya karena akan memicu efek samping ini.

2. Hyperkalemia

Foto: Thinkstock
Mengonsumsi makanan yang mengandung potasium dalam jumlah besar akan membuat seseorang didiagnosa mengalami hyperkalemia, atau kelebihan kadar potasium dalam tubuh. Hyperkalemia bisa membahayakan sistem kardiovaskular karena bisa membuat detak jantung tidak beraturan hingga fungsi ginjal terganggu. 300 gram semangka mengandung 560 mg potassium. Jumlah ini berbahaya buat mereka yang punya masalah dengan ginjal.

3. Impotensi

Foto: Thinkstock
Konsumsi semangka dalam jumlah besar bisa menimbulkan efek yang sama seperti obat sildenafil pemicu disfungsi ereksi, menurut peneliti dari Texas A&M University. Senyawa arginine berperan memproduksi sitrulin setelah semangka dikonsumsi. Sitrulin inilah yang menstimulasi nitrat oksida yang akan merenggangkan pembuluh darah, sama seperti sistem kerja sildenafil. Meskipun mengonsumsi semangka dalam jumlah besar bisa memicu impotensi, namun ekstra oksida nitrat dalam semangka dapat membantu melancarkan aliran darah pria ketika ereksi bahkan meningkatkan kesehatannya pula.

4. Kenaikan kadar gula darah pada ibu hamil

Foto: Thinkstock
Mengonsumsi semangka yang terlalu banyak bagi ibu hamil akan meningkatkan kadar gula darah. Selama masa kehamilan, psikologis dan fisiologis calon ibu tengah tidak stabil, dan konsumsi semangka berlebihan bisa meningkatkan kadar gula darah bisa memicu diabetes.
Halaman 2 dari 5
(msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads