Mudah Lupa? Agar Daya Ingat Tak Makin Turun, Kurangi Konsumsi Sosis dan Soda

Mudah Lupa? Agar Daya Ingat Tak Makin Turun, Kurangi Konsumsi Sosis dan Soda

- detikFood
Selasa, 09 Des 2014 15:13 WIB
Mudah Lupa? Agar Daya Ingat Tak Makin Turun, Kurangi Konsumsi Sosis dan Soda
Foto: Getty Images
Jakarta - Sifat mudah lupa cukup mengganggu aktivitas. Bila Anda kerap kali lupa menaruh barang atau sulit berkonsentrasi, sudah saatnya mengevaluasi pola makan. Sebab kebiasaan makan bisa berdampak pada gangguan kognitif.

Untuk itu perlu menghindari makanan yang melemahkan memori otak. Berikut beberapa makanan penyebab lebih mudah lupa menurut ahli.

1. Keju olahan

Foto: Getty Images
Keju olahan tinggi akan lemak jenuh, mengandung bahan aditif kimia, perasa buatan dan pewarna. Menurut Deborah Orlick Levy, konsultan kesehatan dan gizi di Carrington Farms, kombinasi tersebut tidak hanya buruk bagi kesehatan tapi juga untuk otak.

2. Bir

Foto: Getty Images
Lauren Elkins, ahli gizi di Marina Del Ray Hospital, mengatakan bahwa bir mengandung nitrat yang berkontribusi terhadap peradangan. Jika terjadi peradangan kronis dapat berakibat pada penurunan mental. Konsumsi minuman beralkohol dalam jumlah besar dapat menyebabkan gangguan fungsi kognitif dan hilangnya memori, tambah Lauren.

3. Sosis

Foto: Getty Images
Daging olahan pada sosis mengandung sodium nitrit. Bahan aditif tersebut berhubungan dengan jenis kanker tertentu. Selain itu, kandungannya memiliki pengaruh pada kemampuan otak untuk berpikir jernih dan fokus. Ini dapat mengakibatkan kebingungan dan gangguan memori, menurut Deborah.

4. Pastry

Foto: Getty Images
Lauren mengatakan bahwa lemak dapat menyebabkan penyumbatan di aliran darah. Lemak juga memicu penumpukan plak dalam otak. Penyumbatan yang berbahaya bisa mengarah pada stroke. Pastry biasanya mengandung kolesterol tinggi yang merupakan faktor utama terjadinya pembekuan darah.

5. Minuman manis dan soda

Foto: Getty Images
Minuman ini berpengaruh terhadap tingginya kadar gula dalam darah. Peningkatan gula darah dapat berkontribusi pada peningkatan risiko Alzheimer dan demensia, tutur Lauren.

6. Roti

Foto: Getty Images
Deborah menyebutkan makanan berwarna putih seperti roti dan pasta dapat menyebabkan lonjakan kadar insulin dalam aliran darah. Lonjakan produksi insulin itu bisa menyebabkan tidak fokus dan kehilangan memori.
Halaman 2 dari 7
(msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads