Ini Sebabnya Gorengan dan Makanan Manis Tak Baik Dikonsumsi Saat Berdiet

Ini Sebabnya Gorengan dan Makanan Manis Tak Baik Dikonsumsi Saat Berdiet

- detikFood
Rabu, 26 Nov 2014 09:23 WIB
Ini Sebabnya Gorengan dan Makanan Manis Tak Baik Dikonsumsi Saat Berdiet
Foto: Thinkstock
Jakarta - Metabolisme diperlukan untuk mengubah makanan menjadi energi yang diperlukan tubuh untuk beraktivitas. Karenanya metabolisme perlu dijaga agar tetap seimbang agar berat badan stabil. Jika sedang menurunkan berat badan sebaiknya hindari makanan yang memperlambat metabolisme.

Jika Anda memiliki metabolisme yang rendah, akan sulit menurunkan berat badan karena tubuh hanya mampu membakar sedikit kalori dan justru mengubahnya menjadi lemak. Karena itu hindarilah beberapa makanan ini agar metabolisme tidak menurun.

1. Konsumsi Lemak Harian

Foto: Thinkstock
Segelas susu murni mengandung 8 gram lemak. Mengonsumsi susu per harinya bisa menyebabkan metabolisme menurun karena tubuh menerima lemak yang ada pada susu. Lemak bergerak amat lambat pada sistem pencernaan. Akan lebih baik mengganti susu murni dengan susu rendah lemak. Dengan lemak rendah akan membantu meningkatkan metabolisme tanpa menyebabkan penurunanΒ  nilai gizi susu.

2. Gula

Foto: Thinkstock
Mengonsumsi gula dalam jumlah besar bisa merusak metabolisme. Menurut American Heart Association, rata-rata warga Amerika mengonsumsi 22 sendok tehh gula per harinya. Gula juga terdapat pada kecap dan berbagai jenis saus. Gula akan meningkatkan aliran darah sehingga membuat produksi glukosa darah meningkat tajam.

Peningkatan kadar glukosa ini yang bisa menyebabkan metabolisme Anda menurun, membakar sedikit kalori, dan membuat tubuh menyimpan lemak ekstra. Pastikan Anda tahu berapa banyak gula yang Anda konsumsi per hari dan beralihlah ke alternatif lainnya. Seperti sirup maple yang tidak akan menyebabkan peningkatan glukosa darah.

3. Makanan Olahan

Foto: Thinkstock
Mengonsumsi makanan yang kaya serat, berasal dari gandum, dan makanan alami lainnya adalah cara terbaik untuk mempertahankan metabolisme. Sedangkan makanan olahan dengan pengawet, pewarna, gula, dan bahan kimia lainnya yang bisa menimbulkan reaksi pada sistem pencernaan. Akan lebih baik jika Anda beralih ke camilan organik yang mengandung gandum maupun serat yang tentu bisa menjaga metabolisme. Jika Anda ingin metabolisme  meningkat, konsumsilah segenggam kacang-kacangan seperti almond maupun kacang tanah.

Peningkatan kadar glukosa ini yang bisa menyebabkan metabolisme Anda menurun, membakar sedikit kalori, dan membuat tubuh menyimpan lemak ekstra. Pastikan Anda tahu berapa banyak gula yang Anda konsumsi per hari dan beralihlah ke alternatif lainnya. Seperti sirup maple yang tidak akan menyebabkan peningkatan glukosa darah.

4. Makanan Cepat Saji

Foto: Thinkstock
Menurut KidsHealth, salah satu jenis makanan yang berkontribusi meningkatkan obesitas pada anak-anak adalah makanan cepat saji. Beberapa jenis fast food yang memiliki kandungan lemak yang tinggi namun rendah serat bahkan sedikit sekali vitamin dan mineral alami. Hal ini membuat tubuh bekerja ekstra untuk mencerna makanan dan menyimpannya sebagai lemak. Kombinasi kandungan lemak yang tinggi dan rendahnya serat bisa membuat metabolisme menurun dan sesekali bisa membuat sembelit dan penyakit pencernaan. Kurangi konsumsi fast food agar metabolisme meningkat.

5. Gorengan

Foto: Thinkstock
Sama halnya dengan fast food, makanan yang digoreng atau kerap disebut “gorengan” hanyalah makanan yang rendah gizi namun tinggi akan lemak. Mengonsumsi makanan yang digoreng seperti ayam, ikan, donat, dan kentang hanya akan menyebabkan metabolisme menurun secara signifikan. Food and Drug Administration menyarankan agar tidak mengonsumsi lemak lebih dari 65 gram untuk orang dewasa. Sedangkan kenyataannya banyak restoran yang menyajikan seporsi makanan goreng dalam jumlah besar. Sepiring Crispy Chicken Crispers memiliki kandungan lemak sebanyak 68 gram. Lebih baik mengonsumsi makanan yang dipanggang, direbus, atau dikukus.
Halaman 2 dari 6
(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads