Konsumsi Tahu dan Pepaya Mampu Atasi Haid Tak Lancar dan Sakit Saat Haid (1)

Konsumsi Tahu dan Pepaya Mampu Atasi Haid Tak Lancar dan Sakit Saat Haid (1)

- detikFood
Kamis, 20 Nov 2014 11:38 WIB
Konsumsi Tahu dan Pepaya Mampu Atasi Haid Tak Lancar dan Sakit Saat Haid (1)
Foto: Thinkstock
Jakarta - Banyak wanita mengalami gangguan saat haid. Bisa berupa haid tak lancar, siklus tak beraturan atau diiringi rasa sakit. Konini disebabkan oleh kondisi kesehatan tubuh secara utuh. Makanan yang punya nutrisi pendukung kondisi saat haid perlu dikonsumi agar tubuh tetap sehat.

Jangan sepelekan jahe, pepaya dan tahu. Meski sederhana bahan makanan tersebut mengandung nutrisi yang diperlukan tubuh saat menjelang atau mengalami masa haid.

1. Peterseli

Foto: Thinkstock
Peterseli yang direbus sudah lama menjadi makanan untuk memperlancar haid. Sedangkan minum teh peterseli dua kali sehari bisa membuat uterus berkontraksi sehingga memperlancar haid.

2. Jahe

Foto: Thinkstock
Jahe juga merupakan obat ampuh untuk memperlancar haid. Berbeda dengan peterseli, jahe memiliki efek samping yaitu kandungan kadar asamnya. Jika haid terlambat, kombinasi teh jahe dan peterseli bisa dijadikan dikonsumsi untuk membuat tubuh nyaman.

3. Seledri

Foto: Thinkstock
Mengonsumsi seledri atau membuat minuman berbahan seledri bisa memperlancar aliran darah dari panggul ke uterus sehingga dapat membantu melancarkan haid.Gunakan batang seledri yang besar dan buat jus atau bisa dicampur dengan buah lainnya.

4. Pepaya

Foto: Thinkstock
Melahap pepaya dalam porsi kecil perhari dalam seminggu dapat memperlancar haid. Pepaya merupakan salah satu makanan yang membuat hangat  tubuh. Buah-buahan lainnya seperti mangga dan nanas memiliki khasiat serupa namun pepaya paling ampuh.

5. Gula Palem

Foto: Thinkstock
Gula palem yang disebut gur di India atau jaggery dalam bahasa Inggris bisa disajikan bersamaan dengan teh atau seduhan jahe. Konsumsi rutin setiap pagi akan memberikan  kelancaran haid.

6. Salmon

Foto: Thinkstock
Ikan salmon memiliki senyawa yang bisa menstabilkan hormon dalam tubuh dan mendorong siklus menstruasi. Beberapa ikan lainnya pun memiliki efek serupa. Anda bisa memilih suplemen minyak ikan untuk alternatif.
Halaman 2 dari 7
(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads