Masak di Rumah Terbukti Bantu Pola Makan Sehat dan Kontrol Porsi Makan

Masak Hemat dan Enak

Masak di Rumah Terbukti Bantu Pola Makan Sehat dan Kontrol Porsi Makan

- detikFood
Rabu, 19 Nov 2014 13:50 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Sebuah studi menyatakan cara terbaik mengontrol porsi makan adalah memasak di rumah. Tim peneliti juga menemukan mereka yang lebih banyak memasak di rumah akan memilih varian menu lebih sehat saat makan di luar.

Studi ini dilakukan oleh Johns Hopkins Bloombers School of Public Health Researcher. Salah satu hal yang mengejutkan ditemukan dalam penelitian. Partisipan yang memasak di rumah 6 hingga 7 hari di rumah cenderung mengurangi asupan makanan saat makan malam di restoran.

β€œSaat orang memasak makanan kebanyakan di rumah, mereka mengonsumsi lebih sedikit karbohidrat, gula, dan lemak dibanding yang tidak memasak sama sekali. Hal ini terjadi bahkan saat mereka tidak sedang menurunkan berat badan,” tutur kepala pebeliti Julia A. Wolfson, MPP, CLF-Lerner Fellow di Johns Hopkins Center kepada AFP (19/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Partisipan berjumlah 9.000 orang dengan umum minimum 20 tahun. Data penelitian diambil dari jawaban kuisioner yang diteliti oleh Co-authors Wolfson and Sara N. Bleich, PhD,Β  associate professor di Department of Health Policy and Management di Bloomberg School.

Delapan persen dari partisipan memasak makan malam sekali atau kurang per minggu mengonsumsi rata- rata 2.301 kalori, 84 gram lemak, dan 135 gram gula per hari. 48 persen partisipan memasak makan malam 6 hingga 7 kali seminggu mengonsumsi sekitar 2.164 kalori, 81 gram lemak, 119 gram gula per hari.

Lewat data kuisioner, tim peneliti menemukan, mereka yang sering memasak di rumah jarang tergantung pada makanan beku dan tidak memilih makanan cepat saji saat makan di luar.

Dalam penelitian yang dipersentasikan dalam American Public Health Association Annual Meeting and Exposition tim peneliti menyatakan memang tidak mudah mengajarkan masyarakat memasak di rumah, tapi hal ini bisa dimulai perlahan.

"Faktor waktu dan finansial adalah kendala besar untuk memasak lebih sehat dan frekuensi memasak terlalu sering mungkin banyak tidak bisa dilakukan. Tapi, orang yang jarang memasak mungkin bisa mengikuti kelas memasak, persiapan menu, atau pelatihan bagaimana mengatur pembelian di supermarket dan membaca kalori di menu restoran,” tambah Julia.

Β 

(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads