Penelitian dipimpin oleh Sylvia Wassertheil-Smoller dari Albert Einstein College of Medicine, Amerika Serikat. Ia menyebutkan bahwa penelitian sebelumnya menunjukkan konsumsi kalium dapat menurunkan tekanan darah. Namun saat itu belum jelas apakah asupan kalium dapat mencegah stroke.
"Temuan kami memberikan perempuan alasan lain untuk menyantap buah-buahan dan sayuran. Buah dan sayuran merupakan sumber kalium yang baik, dan kalium tidak hanya menurunkan risiko stroke pada wanita menopause tapi juga kematian," tutur Sylvia seperti dilansir dari AFP (07/08/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil penelitian menemukan wanita yang mengonsumsi kalium paling banyak, risiko stroke berkurang 12 persen dibandingkan wanita yang sedikit konsumsi kalium. Adapun partisipan dengan tekanan darah di kisaran normal dan tidak mengonsumsi obat hipertensi, risiko stroke secara umum berkurang 21 persen.
Namun wanita dengan tekanan darah tinggi termasuk yang minum obat hipertensi, konsumsi makanan tinggi kalium tidak menurunkan risiko stroke. Ini memperlihatkan bahwa diet kaya kalium bermanfaat sebelum timbulnya tekanan darah tinggi.
Temuan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal American Heart Association ini menunjukkan bahwa wanita perlu makan lebih banyak makanan tinggi kalium. Pisang, ubi, kentang, dan kacang putih termasuk diantara makanan yang direkomendasikan Sylvia.
Akan tetapi sebelum mengonsumsi kalium dalam jumlah banyak, Sylvia menyarankan wanita melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui asupan kalium yang tepat dikonsumsi. Sebab terlalu banyak konsumsi kalium bisa berbahaya bagi jantung.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN