Amerika akan Terbitkan Aturan Pemakaian Garam untuk Industri Makanan dan Restoran

- detikFood Kamis, 19 Jun 2014 13:06 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Perusahaan makanan dan restoran di Amerika akan segera menghadapi tekanan pemerintah untuk mengurangi penggunaan garam pada makanan. Tujuannya untuk kurangi konsumsi sodium yang tak terkendali. Hal ini dilakukan untuk mencegah ribuan kematian tiap tahunnya akibat penyakit jantung dan stroke.

Food and Drug Administration (FDA) sedang mempersiapkan voluntary guideline yang meminta industri makanan menurunkan kadar sodium.

"Kami percaya bisa membuat dampak besar bekerjasama dengan industri dalam menurunkan kadar sodium, karena tingkat konsumsi saat ini benar-benar lebih tinggi dari yang seharusnya dikonsumsi," tutur Margaret Hamburg selaku FDA Commisioner kepada Associated Press (17/06/2014).

Setelah pedoman dikeluarkan, masyarakat Amerika tidak akan merasakan perbedaan langsung dalam makanan tinggi sodium seperti pizza, pasta, roti dan sup. Rencananya akan ada perubahan bertahap sehigga lidah konsumen dapat beradaptasi dengan rasa baru dan memberikan waktu perusahaan untuk mengembangkan makanan rendah sodium.

Namun masih belum jelas kapan FDA merilis pedoman tersebut. Hamburg mengharapkan pedoman dapat segera dikeluarkan.

Tiap harinya rata-rata orang Amerika mengonsumsi 3.400 mg garam yaitu sekitar 33% lebih banyak dari asupan yang direkomendasikan pemerintah federal (2.300 mg per hari). Atau 50% lebih tinggi dari angka yang disarankan American Heart Association (1.500 mg per hari). Tingginya konsumsi garam dikhawatirkan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan stroke.

Adapun sebagian besar sodium tersembunyi dalam makanan olahan, makanan ringan dan hidangan restoran. Selain untuk menambah rasa, perusahaan menggunakan garam dalam meningkatkan umur simpan makanan, mencegah pertumbuhan bakteri serta memperbaiki tekstur dan tampilan. Sehingga sulit bagi beberapa produk untuk mengurangi pemakaian sodium.

Amerika sendiri sebenarnya telah lama melakukan kampanye aturan konsumsi garam untuk mengurangi angka hipertensi. Namun anjuran tersebut masih terus diperdebatkan.




(lus/odi)