Pencantuman 'Natural' pada Label Makanan Jadi Perdebatan di Amerika

Pencantuman 'Natural' pada Label Makanan Jadi Perdebatan di Amerika

- detikFood
Rabu, 18 Jun 2014 05:36 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Konsumen percaya bahwa produk berlabel 'natural' lebih baik dan sehat. Namun sebenarnya banyak konsumen yang masih bingung terhadap arti label itu. Consumer Reports di New York berkampanye untuk melarang istilah 'natural'.

Klaim alami (natural) yang tertera pada banyak label makanan seringkali disalahartikan oleh konsumen. Dalam sebuah survei terbaru dari Consumer Reports National Research Center pada 1.000 partisipan, ditemukan bahwa hampir 60 persen orang mengatakan mereka mencari istilah alami pada label makanan saat berbelanja.

Sekitar dua pertiga partisipan meyakini dengan klaim alami berarti makanan olahan tidak mengandung bahan-bahan buatan, pestisida atau organisme hasil rekayasa genetika (GMO).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Temuan kami menunjukkan konsumen berharap lebih dari makanan berlabel alami. Hal ini menyesatkan, membingungkan dan menipu," tutur Urvashi Rangan, PH.D., direktur eksekutif Food Safety and Sustainability Center Consumer Reports, seperti dilansir dari situs resmi ConsumerReports.org (16/04/2014).

Untuk membantu konsumen membuat pilihan tepat saat berbelanja, Consumer Reports mengadakan kampanye pelarangan istilah 'natural'. Kampanye yang sedang dilakukan ini bekerjasama dengan platform media sosial, TakePart.

Nantinya kampanye akan menggunakan petisi yang bertujuan menekan pemerintah mencegah produsen menggunakan label alami. Target petisi adalah mendapat 5.000 tanda tangan pendukung.

Menurut Consumer Reports, hingga saat ini Food and Drug Administration (FDA) belum mengembangkan definisi formal yang ketat terhadap istilah alami dalam label makanan tersebut.

FDA tidak keberatan dengan klaim alami selama tidak ada bahan artifisial atau sintetis dalam produk tertentu. Padahal bahan-bahan tersebut masih banyak ditemukan dalam produk berlabel alami.

Kristin Kirkpatrick, ahli diet dari Cleveland Clinic Amerika, mengatakan apabila suatu produk bertuliskan'natural' atau alami bukan berarti baik bagi konsumen. Produk yang banyak kandungan gula dan kalori terkadang menggunakan label alami meski sebenarnya tidak sehat.

Bila konsumen ingin memastikannya, mereka perlu menanyakan langsung pada produsen. Jika produsen mengatakan bahwa informasi produk adalah rahasia perusahaan dan mereka tidak dapat mengungkapkan formulanya, ini mencerminkan kandungan produk tersebut kemungkinan tidak alami.

Solusi sederhana menghadapi masalah ini adalah menghindari makanan kemasan bila memungkinkan. Dengan memasak makanan segar tanpa memakai produk olahan, konsumen cenderung tidak perlu mempedulikan label makanan. Menurut Kirkpatrick, makanan tanpa klaim apapun adalah yang terbaik,

(odi/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads