Karbohidrat terdapat dalam bahan makanan seperti nasi, roti dan juga sport drink. Selain dapat membedakan kelima rasa seperti manis, asin, asam, pahit dan gurih ternyata lidahpun bisa melacak rasa karbohidrat.
Para ilmuwan di Selandia Baru sedang melakukan penelitian terhadap pengenalan rasa dari karbohidrat. Hasilnya menunjukkan bahwa otak dapat dengan cepat bereaksi terhadap karbohidrat saat masih di mulut seolah-olah mereka sudah dikonsumsi.
Dalam studi tersebut, lidah peserta dibilas dengan salah satu dari tiga cairan yang berbeda yaitu cairan nomer satu dengan rasa manis, kedua adalah identik manis yang mengandung tinggi karbohidrat dan yang ketiga tidak manis dan tidak mengandung karbohidrat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para ilmuwan percaya bahwa hasil ini disebabkan oleh kemampuan mulut kita untuk merasakan penyerapan energi tambahan dalam bentuk karbohidrat.
Penelitian dapat menjelaskan mengapa atlet yang mengonsumsi carbohydrat loaded setelah minum tampak "gembira" jauh sebelum tubuh telah memroses karbohidrat menjadi energi.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN