Kulit Kencang dan Mulus Berkat Konsumsi Nanas dan Tahu

Kulit Kencang dan Mulus Berkat Konsumsi Nanas dan Tahu

- detikFood
Senin, 02 Jun 2014 16:17 WIB
Kulit Kencang dan Mulus Berkat Konsumsi Nanas dan Tahu
Foto: Thinkstock
Jakarta - Banyak produk kecantikan menjanjikan kulit sehat dan bercahaya. Ternyata solusi untuk kulit mulus bisa didapatkan dari makanan sehari-hari yang murah. Cukup rutin dimasukkan dalam menu harian secara bergantian.

Kandungan kolagen yang menjaga kulit tetap kencang dan vitamin C untuk produksi kolagen dibutuhkan untuk menjaga kulit tetap sehat. Selain keduanya, kandungan lycopene, isoflavone, dan lutein untuk cegah radikal bebas bisa ditemukan di beberapa sayur dan buah ini.

Foto: Thinkstock

1. Jagung

Foto: Thinkstock
Sumber karbohidrat ini kaya akan lutein, salah satu tipe carotenoid yang meindungi kulit dari sinar UV. Selain jaung segar, bisa dikonsumsi jagung beku. Karena sayuran beku biasanya dipetik saat sudah matang sehingga nutrisinya lebih maksimal.

1. Jagung

Foto: Thinkstock
Sumber karbohidrat ini kaya akan lutein, salah satu tipe carotenoid yang meindungi kulit dari sinar UV. Selain jaung segar, bisa dikonsumsi jagung beku. Karena sayuran beku biasanya dipetik saat sudah matang sehingga nutrisinya lebih maksimal.

2. Berry

Foto: Thinkstock
Studi dalam American Journal of Clinical Nutrition tahun 2007 menyatakan konsumsi makanan kaya vitamin C seperti strawberry dan blueberry bantu mencegah kerutan dan kulit kering. Efeknya yang bisa menghaluskan kulit disebabkan oleh penangkalan radikal bebas yang memproduksi sinar ultraviolet sehingga kulit mudah keriput.

2. Berry

Foto: Thinkstock
Studi dalam American Journal of Clinical Nutrition tahun 2007 menyatakan konsumsi makanan kaya vitamin C seperti strawberry dan blueberry bantu mencegah kerutan dan kulit kering. Efeknya yang bisa menghaluskan kulit disebabkan oleh penangkalan radikal bebas yang memproduksi sinar ultraviolet sehingga kulit mudah keriput.

3. Nanas

Foto: Thinkstock
Selain kaya akan vitamin dan mineral, buah tropis ini juga mengandung bromelain. Senyawa tersebut bisa mengurangi inflamasi yang berfungsi mengurangi nyeri di kulit setelah terbakar matahari.

3. Nanas

Foto: Thinkstock
Selain kaya akan vitamin dan mineral, buah tropis ini juga mengandung bromelain. Senyawa tersebut bisa mengurangi inflamasi yang berfungsi mengurangi nyeri di kulit setelah terbakar matahari.

4. Pepaya

Foto: Thinkstock
Pepaya adalah buah kaya akan vitamin C yang bisa melindungi sel kulit dari kerusakan karena sinar matahari. Sinar ultra violet memecah ikatan sel kulit, mematikan, dan merusak DNA sehingga memicu kemunculan kanker.

4. Pepaya

Foto: Thinkstock
Pepaya adalah buah kaya akan vitamin C yang bisa melindungi sel kulit dari kerusakan karena sinar matahari. Sinar ultra violet memecah ikatan sel kulit, mematikan, dan merusak DNA sehingga memicu kemunculan kanker.

5.Tahu

Foto: Thinkstock
Tahu bisa membantu produksi kolagen karena kaya akan isoflavone. Dalam studi yang dipublikasikan oleh Journal of the American College of Nutrition, eksperimen pada tikus menunjukkan konsumsi isoflavone mempunyai kerutan lebih sedikit dan kulit lebih halus. Tim peneliti percaya, isoflavone bantu mencegah kerusakan kolagen.

5.Tahu

Foto: Thinkstock
Tahu bisa membantu produksi kolagen karena kaya akan isoflavone. Dalam studi yang dipublikasikan oleh Journal of the American College of Nutrition, eksperimen pada tikus menunjukkan konsumsi isoflavone mempunyai kerutan lebih sedikit dan kulit lebih halus. Tim peneliti percaya, isoflavone bantu mencegah kerusakan kolagen.

6. Tomat

Foto: Thinkstock
Konsumsi lebih banyak lycopene bisa melindungi kulit dari kerusakan karena sinar matahari. Dalam sebuah studi, risiko kulit kemerahan partisipan yang terpapar sinar UV turun 50 persen saat mengonsumsi 21/2 sendok makan pasta tomat selama 10-12 minggu.

6. Tomat

Foto: Thinkstock
Konsumsi lebih banyak lycopene bisa melindungi kulit dari kerusakan karena sinar matahari. Dalam sebuah studi, risiko kulit kemerahan partisipan yang terpapar sinar UV turun 50 persen saat mengonsumsi 21/2 sendok makan pasta tomat selama 10-12 minggu.
Halaman 2 dari 14
(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads