Hindari Anemia dengan Konsumsi Kacang Merah dan Wijen

Hindari Anemia dengan Konsumsi Kacang Merah dan Wijen

- detikFood
Kamis, 22 Mei 2014 10:01 WIB
Hindari Anemia dengan Konsumsi Kacang Merah dan Wijen
Foto: Thinkstock
Jakarta - Daging merah mengandung zat besi yang tinggi, akan tetapi bahan makanan lain juga punya kandungan zat besi yang setara. Karenanya dapat dikonsumsi sebagai alternatif. Zat besi penting untuk cegah anemia.

Zat besi perlu dikonsumsi oleh wanita dalam jumlah cukup terutama saat haid dan hamil. Harga daging sapi lebih mahal, akan tetapi ada pilihan makanan yang lebih murah yang yang juga mengandung zat besi.


Foto: Thinkstock

1. Kacang merah

Foto: Thinkstock
Dalam secangkir kacang merah mengandung 4 mg zat besi dan 40 gr protein. Kacang merah dapat diolah sebagai campuran sup, es kacang merah, ataupun untuk campuran salad. Selain mengandung zat besi kacang ini juga mengandung serat yang sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan.

1. Kacang merah

Foto: Thinkstock
Dalam secangkir kacang merah mengandung 4 mg zat besi dan 40 gr protein. Kacang merah dapat diolah sebagai campuran sup, es kacang merah, ataupun untuk campuran salad. Selain mengandung zat besi kacang ini juga mengandung serat yang sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan.

2. Tiram

Foto: Thinkstock
Dalam 100 gram tiram juga mengandung zat besi sekitar 6,7 mg. Dengan mengonsumsi tiram dalam takaran itu dapat memenuhi kebutuhan per hari. Tak hanya protein, tiram juga mengandung banyak mineral seperti zat besi.

2. Tiram

Foto: Thinkstock
Dalam 100 gram tiram juga mengandung zat besi sekitar 6,7 mg. Dengan mengonsumsi tiram dalam takaran itu dapat memenuhi kebutuhan per hari. Tak hanya protein, tiram juga mengandung banyak mineral seperti zat besi.

3. Biji wijen

Foto: Thinkstock
Dalam seperempat cangkir biji wijen mengandung 5,2 mg zat besi. Biji wijen dapat dibuat sebagai taburan salad, campuran martabak atau atau campuran makanan lainnya. Akan tetapi untuk konsumsi biji wijen ini harus hati-hati, karena mengandung lemak cukup tinggi.

3. Biji wijen

Foto: Thinkstock
Dalam seperempat cangkir biji wijen mengandung 5,2 mg zat besi. Biji wijen dapat dibuat sebagai taburan salad, campuran martabak atau atau campuran makanan lainnya. Akan tetapi untuk konsumsi biji wijen ini harus hati-hati, karena mengandung lemak cukup tinggi.

4. Kacang lentil

Foto: Thinkstock
Satu cangkir lentil yang dimasak mengandung 6,59 mg zat besi, 50 gr karbohidrat kompleks dan 18 gr protein. Kacang lentil ini dapat dibuat dalam campuran sup atau salad. Kacang-kacangan ini mengandung berbagai vitamin.

4. Kacang lentil

Foto: Thinkstock
Satu cangkir lentil yang dimasak mengandung 6,59 mg zat besi, 50 gr karbohidrat kompleks dan 18 gr protein. Kacang lentil ini dapat dibuat dalam campuran sup atau salad. Kacang-kacangan ini mengandung berbagai vitamin.

5. Bayam

Foto: Thinkstock
Sayuran ini merupakan sayuran yang kaya manfaat. Tak hanya kaya akan antioksidan, bayam juga mengandung zat besi yang sangat baik untuk dikonsumsi setiap hari untuk mencegah anemia. Dalam satu cangkir bayam mengandung sekitar 6,4 mg zat besi.

5. Bayam

Foto: Thinkstock
Sayuran ini merupakan sayuran yang kaya manfaat. Tak hanya kaya akan antioksidan, bayam juga mengandung zat besi yang sangat baik untuk dikonsumsi setiap hari untuk mencegah anemia. Dalam satu cangkir bayam mengandung sekitar 6,4 mg zat besi.
Halaman 2 dari 12
(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads