Karena dibuat dari gandum, roti mengandung vitamin B1 atau thiamine, vitamin B2 atau riboflavin, vitamin B3 atau niaci, vitamin B6, dan asam folat. Tentu saja nutrisinya akan bertambah jika dinikmati dengan tambahan sayuran dan sumber protein.
Kebutuhan energi, rata- rata orang dewasa sekitar 2000 kkal. 50 persen dari asupan energi berasal dari karbohidrat atau maksimal kira- kira mencapai 1000 kkal. Sumber karbohidratnya bisa berasal dari beras, mie, roti, dan umbi- umbian.
Setiap 100 gram nasi putih mengandung 129 kkal, 0,28 lemak, dan 27,9 g karbohidrat, sementara dalam dua lembar roti tawar putih mengandung kalori sebesar 188 kalori, protein 5,6 gr, lemak sebesar 1 gr dan serat 2,4 gr.
Sedangkan 1 buah roti manis ukuran sedang isi 2 sdm mengandung 227 kalori, protein 6 gr, lemak sebanyak 3,4 gr, dan 2 gr serat.
Menurut Prof. Hardinsyah, MS., onsumsi roti harus memperhatikan kebutuhan energi dan kebiasaan makan seseorang. Tapi, jika ingin membuat roti sebagai santapan lengkap jangan lupakan asupan protein dan seratnya.
โOrang dewasa lebih disarankan mengonsumsi makanan berserat, jika memilih roti lebih baik pilih yang whole wheat. Karena nasi seratnya lebih banyak dari roti, maka lebih baik tambahkan sayuran dan buah saat dikonsumsi,โ tutur Prof. Hardinsyah kepada DetikFood (21//05/2014).
Selain itu, konsumsi roti yang baik juga menambahkan berbagai sumber protein seperti ikan tuna, telur, dan daging. Untuk anak- anak Prof. Hardinsyah menyarankan memberi roti manis dan roti dengan isian sayuran sesekali untuk mencukupi kebutuhan energi yang lebih besar.
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN