Benarkah Sayuran Lebih Bernutrisi Dimakan Mentah daripada Matang?

Benarkah Sayuran Lebih Bernutrisi Dimakan Mentah daripada Matang?

- detikFood
Minggu, 18 Mei 2014 11:17 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta -

Raw foodist atau penganut pola makan serba mentah percaya bahwa gizi makanan paling optimal jika tak dimasak. Pasalnya, pemanasan akan mengurangi nutrisi dalam makanan. Padahal hampir semua orang suka makanan yang dimasak.

Menurut Sonya Stanley dari Asosiasi Ahli Diet Australia, kandungan nutrisi beberapa jenis sayuran memang sedikit berkurang ketika dimasak. Namun, hal ini tak perlu dicemaskan. Selama asupan sayuran kita cukup, pengolahan sayuran bukanlah masalah.

"Kita harus memakan sayur mentah atau matang setiap hari. Orang dewasa dianjurkan mengonsumsi lima porsi sayur sehari. Tak perlu hanya memakan sayur mentah, Anda hanya perlu mengombinasikannya," saran Stanley. Seporsi sayuran yang dimaksud adalah setengah cangkir sayuran masak atau secangkir sayuran mentah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat kita memasak sayuran, kita mengubah struktur dan komposisinya. Hal ini bisa menimbulkan efek negatif atau positif pada kesehatan.

Beberapa sayuran seperti brokoli dan bayam mengandung vitamin C yang bisa hilang saat proses pemasakan. Hal ini juga terjadi ketika kita memasak buah yang mengandung vitamin C, seperti berry merah.

Sebaliknya, ada beberapa senyawa yang bisa jauh lebih mudah kita serap dari sayuran matang daripada sayuran mentah. Contohnya adalah lycopene, salah satu karotenoid dalam tomat.

Karotenoid, jenis nutrisi penting yang terdapat dalam banyak jenis tanaman, memiliki kaitan dengan menurunnya risiko penyakit akibat gaya hidup seperti penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.

Menurut Stanley, memasak sayuran tidak menghilangkan kandungan seratnya. Selain itu, sayuran juga jadi lebih enak jika dimasak, sehingga kita lebih tertarik menyantapnya. Metode memasak yang paling menjaga rasa, tekstur, dan nutrisi adalah mengukus sebentar.

"Mengukus adalah teknik memasak yang baik karena menjaga nutrisi sedikit lebih banyak daripada merebus. Jika Anda merebus dalam waktu lama, air akan meluluhkan nutrisinya," jelas Stanley, seperti ditulis situs ABC Australia (19/05/2011).

Jadi, untuk memastikan Anda mematuhi anjuran lima porsi sayuran sehari sekaligus mendapat asupan nutrisi optimal, kombinasikan sayuran mentah dan matang dalam makanan Anda.

Atau, kalau Anda lebih suka menyantap sayuran mentah, konsumsilah sebagai camilan. Snack ini lebih sehat daripada kudapan minim nutrisi seperti kue.

(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads