Benarkah Sarapan Dapat Mempercepat Metabolisme Tubuh?

Benarkah Sarapan Dapat Mempercepat Metabolisme Tubuh?

- detikFood
Jumat, 25 Apr 2014 06:07 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Sarapan merupakan makan pertama setelah 8 jam tubuh beristirahat. Saat bangun tidur tubuh perlu energi untuk memulai aktivitas. Selain itu, sarapan juga dapat menjaga berat badan stabil.

Apa benar sarapan dapat membantu mempercepat metabolisme dalam tubuh? Menurut Women Health and Fitness, ketika kita menunda sarapan, tubuh akan dipaksa untuk memperlambat laju metabolisme untuk menghemat energi yang nantinya akan berakibat pada kenaikan berat badan. Karena orang akan mengonsumsi dua kali lipat porsi saat makan siang.

Akan tetapi menurut Dr. Therese O'Sullivan selaku dosen nutrition and dietetic di Edith Cowan University mengatakan, belum ada bukti yang jelas apakah sarapan secara signifikan dapat mempengaruhi metabolisme dalam tubuh.

Metabolisme merupakan siklus biokimia tubuh yang meliputi proses pengolahan makanan menjadi energi, komponen sel dan zat sisa. Metabolisme dapat dibagi menjadi tiga komponen, tingkat metabolisme basal, energi yang digunakan aktif secara fisik, efek thermic makanan (mencerna dan memetabolisme makanan).

Sebagian besar tingkat metabolisme ditentukan oleh jumlah otot yang dimiliki sehingga semakin banyak otot yang Anda miliki semakin cepat metabolisme tubuh. Tingkat metabolisme dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti umur, jenis kelamin, ukuran tubuh, genetika, aktivitas fisik dan faktor hormonal.

Walaupun begitu, sarapan tetap merupakan waktu makan yang sangat penting untuk membuat anda lebih berkonsentrasi, berenergi dan mencegah makan secara berlebihan di siang hari.

Tak perlu kerepotan untuk membuat sarapan. Buat saja omelet telur yang dicampur dengan sayur-sayuran dengan sepotong buah dan susu untuk menambah daya konsentrasi serta berenergi saat bekerja.




(odi/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads