Penelitian Membuktikan Makan Nasi Lebih Sehat dan Bernutrisi

- detikFood Kamis, 17 Apr 2014 06:42 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Dengan alasan menjadi penyebab kegemukan, banyak orang mengindari makan nasi. Namun, menurut penelitian baru, konsumsi nasi justru baik untuk kesehatan.

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan online pada jurnal Food and Nutrition Sciences, dilakukan analisis terhadap konsumsi nasi. Penulis utama penelitian, Theresa Nicklas dari Baylor College of Medicine, menganalisis data National Health and Nutrition Examination Survey tahun 2005-2010.

Mereka mengevaluasi hubungan konsumsi beras dengan kualitas makanan secara keseluruhan serta asupan gizi penting. Penelitian ini menggunakan sampel 14.386 orang dewasa di Amerika Serikat.

Hasil penelitian menunjukkan partisipan yang mengonsumsi nasi memiliki pola makan yang lebih konsisten dengan mengikuti apa yang direkomendasikan US Dietary Guidelines.

"Partisipan yang makan nasi menunjukkan jumlah kalium, magnesium, zat besi, folat dan serat lebih tinggi. Mereka juga mengonsumsi lebih sedikit lemak jenuh dan gula," sebut Nicklas dalam penelitiannya.

Nicklas menambahkan, konsumsi nasi juga berpengaruh pada peningkatan konsumsi buah, sayur, daging dan kacang-kacangan.

Berdasarkan data tersebut, masyarakat Amerika makan 12 kg nasi putih dan brown rice per orang dalam setahun.  Mayoritas dari mereka atau sekitar 70%  mengonsumsi beras putih.

Meski masyarakat Amerika mengonsumsi berbagai jenis makanan dari gandum, namun beras tetap menjadi pilihan karena bebas natrium dan tidak mengandung lemak jenuh. Mereka dapat mengontrol penambahan garam, lemak dan rasa saat mengonsumsi nasi.

Selain dari hasil penelitian d iatas, sebuah percobaan klinis pada manusia juga menunjukkan bahwa konsumsi beras putih dapat lebih meningkatkan rasa kenyang. Jika dibandingkan makanan lainnya dengan kandungan glukosa dan kalori setara.



(odi/odi)
DMentor
×
Bisnis Untuk Si Introvert
Bisnis Untuk Si Introvert Selengkapnya