Madu dan Minyak Kelapa Baik untuk Mengikis Lemak Tubuh

Madu dan Minyak Kelapa Baik untuk Mengikis Lemak Tubuh

- detikFood
Selasa, 08 Apr 2014 08:41 WIB
Madu dan Minyak Kelapa Baik untuk Mengikis Lemak Tubuh
Foto: Thinkstock
Jakarta - Seiring bertambahanya umur, kerja metabolisme akan semakin menurun. Akibatnya tubuh mudah menimbun lemak dan berat badan naik. Konsumsi bahan makanan tertentu terbukti mampu mengikis lemak.

Ganti makanan kemasan 'rendah lemak' dengan bahan makanan alami yang bernutrisi. Zat gizi pada makanan ini mampu menghambat penimbunan lemak di tubuh.

Foto: Thinkstock

1. Protein

Foto: Thinkstock
Menurut studi Arizona State University tahun 2005, konsumsi protein bisa meningkatkan kepuasan dan pembakaran kalori lebih cepat setelah makan. Selain itu, sebuah penelitian juga menemukan orang mengikuti diet kaya protein, umumnya mengurangi asupan makan hingga 200 kalori. Tak hanya daging dan ikan, kacang polong serta kentang juga kaya akan protein.

1. Protein

Foto: Thinkstock
Menurut studi Arizona State University tahun 2005, konsumsi protein bisa meningkatkan kepuasan dan pembakaran kalori lebih cepat setelah makan. Selain itu, sebuah penelitian juga menemukan orang mengikuti diet kaya protein, umumnya mengurangi asupan makan hingga 200 kalori. Tak hanya daging dan ikan, kacang polong serta kentang juga kaya akan protein.

2. Vitamin C

Foto: Thinkstock
Asupan vitamin C tak hanya baik untuk mencegah flu, tapi juga untuk menurunkan berat badan. Sebuah penelitian di Quebec, Kanada menemukan orang yang kurang konsumsi vitamin C, zinc, magnesium, dan vitamin E lebih cenderung menyimpan lebih banyak lemak perut dan tubuh. Jeruk, cabai, dan kol adalah beberapa bahan makanan yang kaya vitamin C.

2. Vitamin C

Foto: Thinkstock
Asupan vitamin C tak hanya baik untuk mencegah flu, tapi juga untuk menurunkan berat badan. Sebuah penelitian di Quebec, Kanada menemukan orang yang kurang konsumsi vitamin C, zinc, magnesium, dan vitamin E lebih cenderung menyimpan lebih banyak lemak perut dan tubuh. Jeruk, cabai, dan kol adalah beberapa bahan makanan yang kaya vitamin C.

3. Madu

Foto: Thinkstock
Pemanis alami ini juga menunjukkan manfaat penurunan berat badan dan lemak tubuh saat dikonsumsi untuk menggantikan gula. Madu juga kaya akan antibakteri, antiviral, dan antijamur. Konsumsinya bisa memperbaiki kendali gula darah dan imunitas.

3. Madu

Foto: Thinkstock
Pemanis alami ini juga menunjukkan manfaat penurunan berat badan dan lemak tubuh saat dikonsumsi untuk menggantikan gula. Madu juga kaya akan antibakteri, antiviral, dan antijamur. Konsumsinya bisa memperbaiki kendali gula darah dan imunitas.

4. Minyak kelapa

Foto: Thinkstock
Walau terdapat kandungan lemak jenuh, minyak ini terbukti bisa melangsingkan wanita obesitas di Brazilia dalam studi tahun 2009. Manfaat kesehatan yang didapatkan antara lain mengurangi lingkar pinggang, meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan kadar kolesterol jahat.

4. Minyak kelapa

Foto: Thinkstock
Walau terdapat kandungan lemak jenuh, minyak ini terbukti bisa melangsingkan wanita obesitas di Brazilia dalam studi tahun 2009. Manfaat kesehatan yang didapatkan antara lain mengurangi lingkar pinggang, meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan kadar kolesterol jahat.

5. PUFA (polyunsaturated fatty acid)

Foto: Thinkstock
Sebuah studi kecil di Belanda menyaebutkan masyarakat harus mengonsumsi sedikit PUFA yang bisa ditemukan dan ikan, kacang, dan bijian. Konsumsi PUFA memicu metabolisme dan pembakaran kalori lebih cepat.

5. PUFA (polyunsaturated fatty acid)

Foto: Thinkstock
Sebuah studi kecil di Belanda menyaebutkan masyarakat harus mengonsumsi sedikit PUFA yang bisa ditemukan dan ikan, kacang, dan bijian. Konsumsi PUFA memicu metabolisme dan pembakaran kalori lebih cepat.

6. Resveratrol

Foto: Thinkstock
Alkohol menjadi salah satu pantangan saat diet, tapi banyak studi yang membuktikan segelas wine sehari baik untuk penurunan berat badan. Kandungan resveratrol yang juga bisa ditemukan dalam anggur merah, mulberry, dan kacang baik untuk mengikis lemak dalam tubuh. Dalam sebuah studi yang meneliti 19.000 wanita, partisipan yang minum wine cenderung tidak bertambah berat badan dan obesitas.

6. Resveratrol

Foto: Thinkstock
Alkohol menjadi salah satu pantangan saat diet, tapi banyak studi yang membuktikan segelas wine sehari baik untuk penurunan berat badan. Kandungan resveratrol yang juga bisa ditemukan dalam anggur merah, mulberry, dan kacang baik untuk mengikis lemak dalam tubuh. Dalam sebuah studi yang meneliti 19.000 wanita, partisipan yang minum wine cenderung tidak bertambah berat badan dan obesitas.

7. Kalsium

Foto: Thinkstock
Selain baik untuk tulang, konsumsi bahan makanan kaya kalsium seperti produk olahan susu dan sayuran hijau baik untuk mengendalikan rasa lapar. Dalam sebuah studi di University of Tennessee, tim peneliti menunjukkan konsumsi tiga porsi olahan susu menurunkan lemak tubuh partisipan.

7. Kalsium

Foto: Thinkstock
Selain baik untuk tulang, konsumsi bahan makanan kaya kalsium seperti produk olahan susu dan sayuran hijau baik untuk mengendalikan rasa lapar. Dalam sebuah studi di University of Tennessee, tim peneliti menunjukkan konsumsi tiga porsi olahan susu menurunkan lemak tubuh partisipan.
Halaman 2 dari 16
(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads