Ngemil Biskuit Manis Jadi Solusi Atasai Obesitas Anak di Inggris

Ngemil Biskuit Manis Jadi Solusi Atasai Obesitas Anak di Inggris

- detikFood
Sabtu, 29 Mar 2014 10:06 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Biasanya biskuit dihindari saat berdiet karena tinggi kalori. Namun, seeorang dokter dari Amerika justru memiliki ide agak radikal untuk mengatasi epidemi obesitas di Inggris. Ia menyarankan untuk memberi biskuit pada anak untuk atasi obesitas.

Menurut Dr Sarah Brewer, ahli gizi di Inggris, National Health Service Inggris dan dokter harus memberi resep diet kontroversial. Ia menganjurkan untuk konsumsi 9 keping biskuit per hari untuk mengatasi problem kegemukan. Tentu hal ini juga diseimbangkan dengan konsumsi buah dan sayuran.

Diet biskuit itu menyebutkan bahwa anak-anak dapat makan 8 biskuit per hari. Mereka juga mengonsumsi makan malam 500-700 kalori. Mereka juga mendapatkan kuota asupan harian yang direkomendasikan dari lima porsi buah dan sayuran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dr Brewer percaya bahwa langkah radikal tersebut diperlukan untuk mengatasi pola obesitas kronis yang makin mengkhawatirkan pada anak-anak di Inggris.

β€œObesitas pada anak-anak di Inggris sangat mengejutkan dan kini sudah waktunya untuk melakukan tindakan tegas. Banyak pendekatan berbeda sudah dilakukan namun sejauh ini pendekatan tradisional telah gagal. Mari ganti camilan anak yang tidak sehat dengan yang lebih sehat. Selain memberi rasa kenyang, anak juga sudah akrab dnegan biskuit,” jelas Dr. Brewer seperti dilansir dari Parent Dish (27/03/2014).

Menurut Dr Brewer, diet ekstrim harus menjadi pilihan terakhir bagi anak-anak karena terlalu banyak anak-anak Inggris sudah menghadapi masalah kesehatan. Harus dilakukan pendekatan abad 21 pada masalah yang terjadi pada abad ini.

Cookie diet dikembangkan di Amerika Serikat oleh Dr Sanford Siegal untuk mengatasi obesitas dengan cara baru. Biskuit yang direkomendasikan mengandung campuran asam amino yang mengenyangkan dari susu, putih telur, oatmeal, beras dan biji-bijian lainnya.

Biskuit ini dibuat menggunakan minyak biji anggur, lemak tak jenuh tunggal sehat dan asam lemak esensial.

Pendekatan ini telah menjadi sangat populer sebagai diet abad baru. Cookie diet yang tinggi protein dengan biskuit rendah gula dirancang untuk mengisi perut tanpa mengabaikan keinginan menikmati camilan ringan.

(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads