Seperti yang dilansir di Huffington Post (12/3/2014), NBC News dan The Wall Street Journal melakukan sebuah survei terhadap orang-orang Amerika mengenai substansi apa yang paling berbahaya bagi kesehatan manusia.
Empat puluh sembilan persen responden mengatakan tembakau yang paling berbahaya, disusul alkohol sebesar 24 persen. Yang mengejutkan, gula atau makanan manis besarnya15 persen, dibandingkan dengan ganja sebesar 8 persen.
Konsumsi alkohol yang tinggi memang dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan serius. Seperti penyakit jantung, penyakit hati, sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan risiko tinggi terkena kanker. Sekitar 88.000 kematian diperkirakan disebabkan oleh penggunaan alkohol yang berlebihan setiap tahun di Amerika.
Kenyataannya orang Amerika berpikir gula dapat menimbulkan risiko kesehatan yang lebih besar daripada ganja yang dianggap paling berbahaya.
Gula nampaknya sudah menjadi zat adiktif yang terdapat pada berbagai jenis makanan dan minuman. Sangat sulit untuk menghindari konsumsnya. Oleh karena itu, The American Heart Association merekomendasikan bahwa wanita mendapatkan tidak lebih dari 100 kalori sehari dari gula yang ditambahkan.
Sedangkan untuk laki-laki diabatasi asupannya sebesar 150 kalori. Namun, bagi banyak orang di seluruh dunia, tambahan gula turut berkontribusi menaikkan hingga 500 kalori per hari.
Di sisi lain, soda yang tinggi kandungan gula juga dapat menyebabkan obesitas, diabetes, penyakit jantung, bahkan stroke. Hal ini sangat ditakutkan karena Amerika termasuk konsumen soda yang paling besardi dunia.
Konsumsi ganja juga sama berbahaya. Penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan pernapasan, meskipun ganja sendiri tidak mengganggu fungsi paru-paru.
Penelitian telah menunjukkan bahwa merokok ganja dapat menyebabkan awal gangguan kesehatan. Ada kekhawatiran tentang penggunaan ganja pada remaja dapat mengganggu perkembangan otaknya.
(odi/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN