Kalau Tak Mau Keracunan, Jangan Makan Telur dan Singkong Mentah

Kalau Tak Mau Keracunan, Jangan Makan Telur dan Singkong Mentah

- detikFood
Kamis, 27 Feb 2014 15:55 WIB
Kalau Tak Mau Keracunan, Jangan Makan Telur dan Singkong Mentah
Foto: Thinkstock
Jakarta - Gaya hidup sehat dengan menyantap makanan mentah banyak dilakukan orang. Tetapi ada beberapa makanan yang terlarang untuk dimakan mentah atau segar. Selain rasanya kurang enak makanan mentah bisa menyebabkan keracunan.

Meski sedang kelaparan atau ingin hidup lebih alami, beberapa jenis makanan ini tak dianjurkan untuk dimakan segar atau mentah, seperti dilansir oleh Huffington Post (17/01/2014).

1. Lubang Biji, Biji Apel, Mangga, Peach, Pir dan Aprikot

Foto: Getty Images
Meski penasaran, jangan pernah Anda coba makan biji dari buah apel, mangga, peach, pir, dan aprikot. Biji-biji ini memang tidak boleh dikonsumsi sama sekali. Jika biji dan pit (lubang tempat biji) dipecahkan, tekstur dalamnya lembut dan terlihat dapat dimakan. Tapi itupun tidak bisa dikonsumsi, sebab ada zat kimia bernama amygdalin bisa berubah menjadi sianida. Untungnya, bila Anda memakan sedikit biji peach, Anda belum sakit.

2. Kentang Hijau

Foto: Thinkstock
Kentang yang sudah lama disimpan berubah warna menjadi hijau. Itu berarti kentang tersebut tak layak dimakan. Warna hijau itu terjadi karena kentang mendapat terlalu banyak cahaya matahari, sehingga senyawa kimia bernama solanin dapat berubah menjadi racun. Jika tetap dikonsumsi, dampaknya berupa sakit kepala, kelelahan, mual, dan sakit perut. Untuk mencegah hal ini, simpanlah kentang di tempat yang sejuk dan kering.

3 .Daging Babi

Foto: Getty Images
Jika memasak babi, haruslah melewati tingkat kematangan medium. Hal ini dikarenakan babi masih memiliki potensi untuk membawa berbagai parasit seperti trichinosis, cacing gelang, dan cacing pita yang dapat tumbuh di dalam usus babi sampai sepanjang 183 cm.

Bila daging masih belum matang, parasit dalam babi dapat berpindah ke tubuh. Parasit dari babi ini awalnya muncul karena babi boleh memakan sampah, meskipun sekarang telah banyak peternakan modern. Namun tetap saja mengonsumsi daging babi mentah berisiko tinggi.

4. Daging Ayam

Foto: Thinkstock
Ayam mentah dapat mengandung sangat banyak bakteri yang berasal dari tempat proses pemotongannya hingga penempatan di pasar atau swalayan. Mengonsumsi ayam mentah bisa membuat Anda terkena penyakit.

Pastikan ayam dimasak setidaknya dengan panas mencapai 165 derajat sebelum dikonsumsi. Sebelum dimasak, ayam tidak perlu dicuci karena bakteri tetap akan mati saat proses pemasakan. Malahan percikan air dari cucian ayam dapat menginfeksi seluruh dapur.

5. Telur

Foto: Getty Images
Meski kaya protein, telur mentah bisa mengandung salmonella. Bakteri ini menginfeksi satu dari 30.000 telur. Salmonella biasa ditemukan dalam kuning telur. Jadi berhati-hatilah saat Anda memakan kuning telur yang masih cair.

6. Singkong

Foto: Getty Images
Ternyata singkong mengandung sianida atau tepatnya cyanogenic glycosides. Kandungan tinggi racun ini terdapat pada daunnya, yang berfungsi untuk menjaga daun dari gigitan serangga dan binatang. Meski banyak di daun, sianida kadang ada juga di akar umbi ini. Untuk membuat singkong dapat dikonsumsi, singkong harus kering kemudian direndam dalam air, ditiriskan dan terakhir langsung dimasak.

7. Kacang Merah

Foto: Getty Images
Bila kacang merah dimakan mentah, selain rasanya sangat langu, dalam beberapa jam setelah konsumsi akan mual, muntah, dan sakit perut. Hal ini karena dalam kacang merah terdapat racun alami bernama lectin. Karenanya, rendam kacang merah dalam air minimal lima jam sebelum dimasak baru kemudian kacang aman dimakan.
Halaman 2 dari 8
(fit/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads