Michael Yassa, seorang profesor dari Brain Science yang baru saja pindah lab dari Johns Hopkins University ke UC Irvine menyatakan, "Kami melaporkan untuk pertama kalinya efek tertentu dari kafein dapat memperpanjang daya ingat lebih dari 24 jam."
Untuk menguji bagaimana efek kafein meningkatkan memori dalam otak manusia, peneliti di laboratorium Yassa di Johns Hopkins merekrut 60 orang yang memiliki asupan kafein harian yang relatif rendah. Subjek diminta untuk melihat 200 gambar benda sehari-hari seperti kursi atau cangkir kopi di layar dan memberitahu peneliti apakah benda itu berada dalam ruangan atau luar ruangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti yang dilansir oleh LA Times (15/01/2014), keesokan harinya, subjek diminta untuk melihat satu set gambar dan mengidentifikasi gambar yang mereka lihat sehari sebelumnya, foto-foto baru, dan foto-foto yang mirip, tapi sedikit berbeda dengan yang mereka telah lihat. Sebagai contoh, mungkin secangkir kopi yang memiliki warna yang berbeda, atau kursi difoto dari sudut yang berbeda.
Sementara kedua kelompok memiliki peluang yang sama ketika mengidentifikasi gambar yang sama dan gambar yang berbeda, para relawan yang menerima pil kafein lebih baik dalam mengingat bahwa gambar mirip, tapi sedikit berbeda dengan yang mereka telah lihat sebelumnya.
Para ilmuwan menyebut jenis memori ketika kita dapat menentukan bahwa ada sesuatu yang serupa tapi tak sama persis seperti sesuatu yang kita telah melihat atau dilakukan sebelumnya. Pola memori pemisahan ini adalah jenis memori yang kita gunakan pada akhir kerja ketika kita ingat di mana kami parkir mobil di pagi hari, daripada kemarin pagi, atau pagi hari sebelumnya.
Untuk melihat apakah konsumsi lebih banyak kafein menyebabkan memori yang lebih baik, para peneliti mencoba penelitian lagi dengan 300 mg kafein. Hasilnya hampir sama seperti dengan dosis 200 mg, dan beberapa subyek tes melaporkan beberapa efek samping yang tidak nyaman dari kadar kafein meningkat termasuk mual dan kegelisahan.
"Tidak ada ketentuan dalam mengonsumsi kafein lima menit sebelum, di antara, setelah ataupun selama bekerja," tutur Yassa.
Jika Anda mengonsumsi kopi tetapi kurang tidur penyimpanan memori k eotak tidak akan optimal. Langkah berikutnya untuk Yassa dan timnya adalah mencari tahu mengapa kafein membantu dengan pola pemisahan memori. Salah satu penjelasan potensial adalah bahwa kafein dapat meningkatkan gairah, yang dapat dikaitkan dengan memori yang lebih baik.
"Ilmuwan lain telah menemukan bahwa ketika hewan terkejut, takut atau dirangsang dengan cara tertentu mereka memiliki memori yang lebih baik," tambah Yassa kepada Los Angeles Times.
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN