Minuman Beralkohol Juga Akibatkan Dehidrasi dan Kegemukan

Minuman Beralkohol Juga Akibatkan Dehidrasi dan Kegemukan

- detikFood
Jumat, 27 Des 2013 11:37 WIB
Minuman Beralkohol Juga Akibatkan Dehidrasi dan Kegemukan
Foto: Thinkstock
Jakarta -

1. Ekstra Kalori

Foto: Thinkstock
Satu kaleng bir mengandung sekitar 154 kalori, kalori ini sama sekali tidak memiliki nilai gizi. Hal ini sama halnya dengan minuman beralkohol lainnya. Kalori kosong yang tidak digunakan oleh tubuh pada akhirnya akan menumpuk sebagai lemak di dalam tubuh.

2. Meningkatkan Nafsu Makan

Foto: Thinkstock
Anda bisa saja melewatkan makan untuk menggantikan kalori dari minuman alkohol. Namun, minum dengan perut kosong akan membuat Anda ingin minum alkohol lebih banyak. Minuman ini juga berdampak pada konsumsi makan lebih banyak dengan kalori tinggi.

3. Meningkatkan Nafsu Makan

Foto: Thinkstock
Anda bisa saja melewatkan makan untuk menggantikan kalori dari minuman alkohol. Namun, minum dengan perut kosong akan membuat Anda ingin minum alkohol lebih banyak. Minuman ini juga berdampak pada konsumsi makan lebih banyak dengan kalori tinggi.

4. Memperlambat metabolisme

Foto: Thinkstock
Alkohol dapat perlambat metabolisme sekitar 70 persen. Ini berarti bahwa minum alkohol menurunkan kemampuan tubuh untuk membakar lemak. Tubuh akan mulai fokus memroses kalori kosong dalam alkohol dan mengabaikan semua nutrisi makanan lain. Hal ini mengakibatkan kenaikan berat badan.

5. Meningkatkan lemak jenuh

Foto: Thinkstock
Makanan dan jus buah mudah dicerna oleh sistem pencernaan, tetapi alkohol dengan cepat diserap oleh lambung dan usus kecil dan kemudian dikirim ke otak dan hati. Alkohol diubah menjadi lemak oleh hati. Lemak disimpan dalam tubuh yang pada akhirnya menyebabkan kenaikan berat badan.
Halaman 2 dari 6
(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads