Usaha penurunan berat badan instan kini banyak ditawarkan. Hasilnya cepat, namun efek sampingnya bagi kesehatan harus diwaspadai. Sebaiknya pilih cara yang aman dan tidak menimbulkan efek samping.
Walaupun agak lambat hasil penurunan berat badan namun lebih aman. Selain efektif, cara ini ternyata bisa menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes pada wanita usia paruh baya.
Seperti dilansir dari Science Daily (23/12/2013), penelitian terbaru dalam Journal of American Heart Association mengungkapkan, usaha penurunan berat badan dalam waktu dua tahun atau lebih pada wanita usia paruh baya. Mereka kelebihan berat badan atau obesitas dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βMenurunkan berat badan memang sangat menantang, tetapi jika wanita berkomitmen menurunkan 10 persen dari berat badan mereka secara kontinyu bisa berdampak besar pada penurunan faktor risiko penyebab penyakit jantung dan diabetes,β ujar Cynthia A. Thomson, Ph.D., R.D., salah satu penulis studi.
Wanita yang terlibat dalam penelitian rata-rata berusia 44 tahun dan memiliki berat sekitar 90 kg pada awal penelitian. Mereka merupakan masyarakat sekitar Universitas California, Universitas Minnesota, Universitas Arizona, dan Kaiser Permanente Center Northwest di Portland.
βWanita yang mengalami penurunan berat badan dalam jangka pendek biasanya mengalami penurunan berat badan dengan cepat dalam 6 bulan pertama tetapi kemudian akan melambung lagi,β ujar Thomson.
Sebaliknya, bila penurunan berat badan dilakukan dalam jangka panjang, ukuran baju akan kembali mengecil. Juga benar-benar mengurangi faktor risiko penyebab penyakit jantung dan diabetes.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN