Penuaan Dini dan Gusi Berdarah Bisa Jadi Tanda Tubuh Kurang Nutrisi

Penuaan Dini dan Gusi Berdarah Bisa Jadi Tanda Tubuh Kurang Nutrisi

Deani Sekar Hapsari - detikFood
Jumat, 20 Des 2013 18:26 WIB
Penuaan Dini dan Gusi Berdarah Bisa Jadi Tanda Tubuh Kurang Nutrisi
Foto: Thinkstock
Jakarta - Sibuk bekerja sering membuat orang lupa memikirkan masalah kesehatan. Daripada mengonsumsi obat-obatan yang dianggap bisa mengatasi sakit, Anda bisa mengonsumsi makanan yang berkhasiat hebat untuk kesehatan.

Banyak penelitian yang menunjukkan masalah kesehatan bersumber pada pola makan yang mengakibatkan kekurangan zat gizi. Seperti dilansir Huffington Post (20/12/2013) beberapa tanda yang seringkali diremehkan ini bisa menjadi tanda tubuh kekurangan nutrisi. Seperti masalah kesehatan ini.

1. Penuaan dini

Foto: Thinkstock
Walaupun bertambahnya umur tidak bisa dihindari, beberapa penelitian menyatakan indikasi diet kaya nutrisi adalah kulit yang cerah dan sehat. Konsumsi makanan kaya vitamin A, C, D, dan E serta antioksidan seperti carotenoids, tocophernols, dan flavonoid bisa mencegah penuaan dini. Konsumsi sayur dan buah setidaknya 5 porsi setiap hari untuk sumber nutrisi yang menjaga kesehatan kulit.

2. Kesehatan mulut

Foto: Thinkstock
Salah satu tanda utama tubuh kekurangan nutrisi dan pola diet yang salah adalah gusi berdarah, gigi tanggal, sakit mulut, dan sakit gigi. Dalam sebuah studi terbukti terlalu sering konsumsi gula bisa memicu gigi berlubang. Mulai kurangi konsumsi gula dan konsumsi bahan makanan kaya vitamin C seperti stroberi, tomat, sayuran hijau, dan kentang.

3. Fungsi otak menurun

Foto: Thinkstock
Gejala umum kekurangan konsumsi makanan kaya nutrisi adalah masalah konsentrasi dan daya ingat. Otak manusia butuh asupan asam lemak omega 3 yang cukup supaya bisa berfungsi dengan baik. Masukkan bahan makanan kaya DHA seperti walnut, bijian, minyak ikan, dan salmon.

4. Luka tidak cepat sembuh

Foto: Thinkstock
Kurang konsumsi makanan kaya nutrisi bisa bepengaruh pada jaringan luka baru, lama waktu penyembuhan, dan seberapa baik tubuh bisa melawan infeksi. Beberapa studi menunjukkan kurang konsumsi kalori, protein, dan mikronutrient (mineral dan vitamin) bisa memperlambat proses penyembuhan luka.

5. Lelah

Foto: Thinkstock
Jika tubuh cepat lelah dan tidak bertenaga, ada kemungkinan Anda terlalu banyak konsumsi karbohidrat dan rendah protein. Studi menunjukkan perpaduan whole grain dengan protein tanpa lemak bisa menstabilkan gula darah dan menjaga kadar energi. Selain itu, konsumsi bahan kaya vitamin C juga terbukti bisa menurunkan kadar lelah dan oxidative stress.
Halaman 2 dari 6
(fit/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads