Seperti yang dilansir Huffingpost (16/12/2013) dilakukan sebuah penelitian tentang reaksi afektif wajah terhadap makanan pahit dan kaitannya dengan indeks massa tubuh. Penelitian yang dimuat di Jurnal Appetite penelitian International ini meneliti orang yang memiliki kelebihan berat badan atau berisiko menjadi gemuk dengan orang yang kurus.
Para peneliti berasumsi bahwa orang dengan indeks massa tubuh yang lebih tinggi memiliki keengganan untuk mengonsumsi makanan dengan rasa yang cenderung pahit. Akibatnya mereka akan menghindari makanan tersebut termasuk buah-buahan dan sayur-sayuran seperti jeruk,dan kubis yang tinggi akan serat dan air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mereka mencicipinya dan menilai rasa dengan indeks 0-100 dimana 0 sama sekali tidak pahit dan 100 nilai untuk pahit sekali. Peneliti juga mengukur ekspresi wajah mereka dengan rekaman video dan membandingkan ekspresi wajah mereka sebelum dan sesudah mengonsumsi makanan tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang indeks massa tubuhnya tinggi memiliki reaksi terhadap rangsangan pahit dengan menunjukkan perubahan dari ekspresi wajah yang netral menjadi jijik. Dibandingkan dengan yang mereka dengan indeks massa tubuhnya rendah.
Ini merupakan penelitian yang pertama hubungan reaksi wajah afektif terhadap makanan pahit untuk memprediksikan perbedaan indeks massa tubuh seseorang.
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN